Jumat, 31 Juli 2026 WIB

Pangdam I/BB dan Wali Kota Medan Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Hubungkan Kembali Medan Polonia-Johor-Maimun*

Putra - Rabu, 29 Juli 2026 21:00 WIB
Pangdam I/BB dan Wali Kota Medan Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Hubungkan Kembali Medan Polonia-Johor-Maimun*
Peresmian jembatan perintis Garuda.
Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda hasil sinergi antara TNI Angkatan Darat, Pemerintah Kota Medan, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi itu memungkinkan pembangunan diselesaikan dalam waktu singkat.
"Ini adalah bentuk sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat. Kami membantu masyarakat keluar dari kesulitan, terutama untuk mendapatkan akses transportasi yang layak," ujarnya.
Ia menjelaskan pembangunan jembatan tersebut bagian dari program percepatan pembangunan 6.000 jembatan yang dijalankan pemerintah. Hingga saat ini, Kodam I/Bukit Barisan telah membangun 323 jembatan di berbagai wilayah Sumatera Utara, terdiri atas jembatan bailey, aramco, dan perintis.
Menurut Hendy, pembangunan Jembatan Perintis Garuda karena kondisi warga yang harus mempertaruhkan keselamatan saat menyeberang melalui pipa.
Ia menambahkan, Kodam I/Bukit Barisan siap membantu pembangunan jembatan serupa apabila terdapat akses warga yang terputus akibat bencana maupun kondisi lain yang mendesak. Usulan dapat disampaikan melalui pemerintah daerah dan jajaran TNI di daerah agar segera ditindaklanjuti.
Di tempat sama,vWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan kehadiran Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti koordinasi yang cepat dan sinergi antarlembaga mampu menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat.
Dalam acara yang turut dihadiri Sultan Deli, Tuanku Mahmud Arya Lamanjiji, pimpinan perangkat daerah dan sejuml anggota dewan ini, Wali Kota mengungkapkan jembatan lama sebenarnya bekas jalur rel kereta api yang telah digunakan warga selama puluhan tahun sebagai penghubung dua kecamatan. Setelah rusak akibat banjir pada 2024, akses warga terputus dan aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.
"Kami melihat langsung kondisi masyarakat yang harus menyeberang melalui pipa. Itu sangat membahayakan, apalagi banyak anak sekolah yang melintas. Karena itu kami bergerak cepat bersama Kodim dan seluruh perangkat terkait untuk mencari solusi," ujarnya.
Ia mengatakan peninjauan lapangan dilakukan sejak April 2026 untuk mempelajari kondisi konstruksi, status lahan, serta menentukan jenis jembatan yang paling sesuai. Setelah seluruh proses koordinasi rampung, pembangunan langsung dimulai dan konstruksi selesai dalam waktu sekitar lima pekan.
"Ini membuktikan kerja sama yang baik antara Pemerintah Kota Medan dan TNI dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Jembatan ini memang dibangun untuk warga yang sudah lama menantikannya," kata Rico Waas.
Di akhir acara, Pangdam I/Bukit Barisan bersama Wali Kota Medan secara resmi membuka Jembatan Perintis Garuda untuk digunakan masyarakat. Keduanya berharap jembatan tersebut dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, memudahkan akses pendidikan, serta mempererat hubungan antarwilayah yang kembali terhubung.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
MPKW Sumut-Aceh dan Imigrasi Belawan Perkuat Sinergi untuk Dukung Pendidikan Kristen*
PWPM Dorong Pemko Medan Lindungi 16.000 Pemulung Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Polsek Medan Area Ringkus Pengedar Sabu di Parkiran Oyo
DPRD Medan Desak SDABMBK Realisasi Hasil Reses dan Pokir
Sorot Bangunan Di Jalan Raden Saleh Dalam Masuk Area Cagar Budaya, DPRD Minta Stanvas
Wali Kota Medan : Jangan Kerja Biasa, Jadikan PUD Pasar Mesin Pencetak Keuntungan
 
Komentar
 
Berita Terbaru