Polda Aceh Berhasil Musnahkan 18 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara
MATATELINGA,Lhoksukon Ditresnarkoba Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh dan Polres Lhokseumawe berhasil memusn
Aceh
MATATELINGA,Palas:Anjloknya harga Tandan Buah Sawit (TBS) di Padang Lawas tidak hanya disebabkan Kartel Pemilik Pabrik dengan pemilik kilang saja, melainkan harga beli para toke dilapangan dengan selisih harga Rp 500- Rp 700 dari harga Pabrik Kepala Sawit (PKS).
Hasil penelusuran Matatelinga.com Jumat (24/7/2026) anjloknya harga sawit dilapangan disebabkan sortiran buah di Pabrik lebih pada tidak manusiawi tanpa penilaian yang jelas, tegas Pak Nasution salah satu toke Sawit.
""Sortiran buah masyarakat di pabrik bisa 1000 kg - 1500 kg. Sementara muatan paling banyak 5000 kg - 6000 kg. Kalau buah pulang segitu banyak. Bisa minus keuntungan," sebutnya.
Lantas ditanya soal selisih harga di pabrik yang begitu jauh. Adapun buah pulang tetap saja bisa dijual. Pak Nasution, membenarkan dan tetap ada keuntungan tapi sangat tidak sesuai dengan kerjaannya, jawabnya.
Dengan demikian menjelaskan bahwa, penetapan harga pemerintah tidak berpengaruh kepada para toke, pemegang Surat Pengantar (SP), dan Kartel Pemilik Pabrik dalam menentukan harga TBS. Melainkan hanya dominan pada psikologis pasar dengan kemungkinan-kemungkinan.
Mengingat penentuan harga pemerintah sepertinya hanya sebatas tulisan yang tidak memiliki konsekuensi apabila tidak di jalankan.
DR. Mukmin Saipul Daulay, PLT. Kepala Dinas perkebunan, peternakan, dan Perikanan Kabupaten Padang Lawas menyampaikan perubahan harga TBS perminggu atas penetapan pemerintah melalui Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara, harga tertinggi sebesar Rp 3.972.
Sementara harga TBS Minggu lalu Rp 3.930 ditemukan selisih kenaikan harga 41,66%. Penetapan harga tertinggi dengan kategori umur tanaman 21 tahun, Faktor K 93,76%, Rendeman CPO 22,32%, harga CPO Rp15.563, rendemen kernel 5,28%, harga kernel Rp 14,508.
Harga terendah sebesar Rp 3.345/kg, dengan kategori umur tanaman 3 tahun, faktor "k" 93,76% , rendemen CPO 18,24%, harga CPO Rp 15.563, rendemen kernel 5,03%, harga kernel Rp14.508. Kenaikan harga TBS atas penetapan pemerintah terus meningkat seiring dengan kenaikan harga CPO.
Usai melaksanakan Sholat Jum'at, (24/07-2026), Sugianto Harahap, Sekretaris Pimpinan Cabang Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (PC. LAKPESDAM NU) Kabupaten Padang Lawas kepada Matatelinga.com menyampaikan, para petani sawit sudah mimpi menghasilkan keuntungan yang baik, usai pemerintah meresmikan B50 sebagai Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kenderaan, akhirnya mengelus dada ketika harga sawit anjlok.
"Hadirnya B50 prediksi petani sawit akan makmur, nyatanya makin tersungkur, karena CPO dibeli dengan Domestic Market Obligation (DMO) kurang lebih Rp 9.300, Sementara ekspor sudah kisaran Rp 16.000. Kekhawatiran petani sawit semakin terbukti, dengan dijadikannya CPO BBM. Harga CPO sudah kisaran diatas 14000/Kg.
Sedangkan harga biodisel masih di patok harga subsidi. Artinya harga CPO dalam negeri tidak akan naik melainkan turun. Sementara harga dunia makin naik. Jadinya kita berpikir pemerintah mengagendakan CPO menjadi BBM untuk apa, dan apakah untuk mencekik petani sawit," tanya Sugianto kesal.
Keluhan petani sawit semakin meningkat, apa lagi harga buah sawit makin merosot, sortiran di pabrik tidak karuan. Belum lagi harga pupuk naik melonjak 100-150% /sak.
Pemerintah hanya bisanya omon-omon dan menetapkan harga doank, tanpa ada tindak lanjut atau konsekuensi yang dapat membuat efek jera, kecam Sugianto.
Seharusnya pemerintah dalam menetapkan harga turut menyampaikan konsekuensi atas ketidak patuhan oleh pihak pabrik perkebunan mitra plasma, dengan tegas memberi peringatan keras dan pencabutan izin usaha, harapan LAKPESDAM Padang Lawas.
Pada hari yang bersamaan, Matatelinga.com Menindak lanjuti harga TBS di Pabrik Kepala Sawit melalui seluler telpon tiga orang humas pabrik kelapa sawit terbesar di Padang Lawas diantaranya, Humas PT Permata Hijau Sawit (PHS) Menanti, Humas PT. Victoriando Alam Lestari (VAL) di Huta Lombang, dan Humas PTPN IV Sosa.
Ketiga orang humas tersebut tidak ada yang bersedia memberi tanggapan ataupun penjelasan sampai berita ini dimuat.
Laporan Wartawan Padang Lawas A. Pulungan
MATATELINGA,Lhoksukon Ditresnarkoba Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh dan Polres Lhokseumawe berhasil memusn
Aceh
MATATELINGA, Medan Direktorat (Dit) Reserse Siber Polda Sumut telah konten kreator, Ritman Marbun karena diduga telah menista agama.Direktu
Berita Sumut
MATATELINGA,Rantauprapat Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk periode 20242029, harus mengacu pada visi dan
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Pemerintah Kabupaten Asahan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 98 tahun 2026, peringatan hari Sumpah Pemuda tersebut dil
Berita Sumut
MATATELINGA, SimalungunKegiatan Polres Simalungun Polda Sumatera Utara dalam mewujudkan pelayanan yang Berintegritas dan Humanis kembali di
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Upaya kabur ke semaksemak kebun pisang Jalan Pasar Kecil Desa Sei Semayang Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang ya
Berita Sumut
MATATELINGA,Palas Amran Pikal, Siregar, S.Sos Kembalikan formulir calon Ketua DPRD Golkar Palas dengan dukungan 18 pemilik suara dari 22 p
Berita Sumut
MATATELINGA, Belawan Eko Yudis Parlin Rajagukguk Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas
Lifestyle
MATATELINGA, Jakarta PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keselamatan berkendara di sel
Nasional
MATATELINGA,Medan Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen meny
Berita Sumut
MATATELINGA,Tanjung balai Alfamidi menggelar kegiatan Edukasi Keluarga Balita bertema Lengkapi Gizi Balita dengan Buah dan Sayur di Alfa
Ekonomi
MATATELINGA, Medan Satuan Reskrim Polrestabes Medan (Satreskrim) Polrestabes Medan mengungkap praktik penjualan Bahan Bakar Minya (BBM) ber
Berita Sumut