Minggu, 18 Oktober 2026 WIB

Komunitas Etnis Tionghoa Labuhanbatu Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Tanah Longsor Dan Banjir

Yasmir - Senin, 08 Desember 2025 20:48 WIB
Komunitas Etnis Tionghoa Labuhanbatu Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Tanah Longsor Dan Banjir
Komunitas etnis Tionghoa yang tergabung dalam berbagai elemen, foto bersama dengan Ketua PMI Labuhanbatu. Dilatar depan, sejumlah bantuan untuk korban bencana alam Tapanuli.

Sujian / Acan dalam kesempatan ini menyampaikan, bantuan yang disalurkan merupakan yang ketiga kalinya, sebagai bentuk kepedulian sesama warga masyarakat, kepada yang membutuhkan.

"Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungannya kepada PC INTI Labuhanbatu, Yayasan Sosial Budi Agung, Pundi Amal Budi Agung, untuk menyalurkan bantuan kepada para korban bencana alam tanah longsor dan banjir di Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah dan Sibolga", ujarnya.

Baca Juga:

Dia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak PMI Labuhanbatu, yang telah berkenan bekerjasama dengan berbagai elemen komunitas etnis Tionghoa didaerah ini, untuk menerima dan meneruska bantuan kepada saudara kita, yang menjadi korban bencana alam Tapanuli.

Sementara Ir Johny SE Dip CIM menyebutkan, adapun bantuan yang disalurkan melalui PMI Labuhanbatu, diantaranya 75 (tujuh puluh lima) karung beras dan 75 kotak mi instan.

Johny menambahkan, sebelumnya komunitas etnis Tionghoa didaerah ini, juga telah ikut serta bersama anggota DPRD Labuhanbatu dari Fraksi PDI Perjuangan, Tomy, mengevakuasi dan memulangkan 6 (enam) jenazah korban bencana alam dan tanah longsor Tapanuli ke Rantauprapat.

Kemudian menyalurkan bantuan logistik untuk korban bencana alam tanah longsor dan banjir Tapanuli ini, melalui Kodim ,l0209 / LB.

Baca Juga:

Dilain pihak, Ketua PMI Labuhanbatu, Muhammad Rusli mengucapkan terima kasih kepada komunitas etnis Tionghoa yang tergabung dalam berbagai elemen, dalam membantu korban bencana alam Tapanuli dan menyalurkannya melalui PMI.

Disebutkannya, PMI (Palang Merah Indonesia) sebagai organisasi kemanusiaan nasional yang independen dan netral, bergerak di bidang sosial dan kesehatan untuk membantu masyarakat diantaranya terdampak bencana alam, tidak mungkin bisa berjalan sendiri.

"Tanpa adanya bantuan dan dukungan semua pihak,baik itu Pemetintah termasuk masyarakat, khususnya dari etnis Tionghoa, tidak akan mungkin bisa terlaksana", ujar M Rusli.

 
Berita Terbaru