Melalui pendekatan kolaboratif diharapkan memungkinkan setiap daerah untuk menyesuaikan pelaksanaan program dengan potensi dan kebutuhan lokal masing-masing.
Bupati Simalungun Anton Saragih, menyambut baik inisiatif kolaboratif. m Bupati menekankan bahwa kegiatan seperti ini sangat relevan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam mengatasi berbagai tantangan pendidikan yang ada di wilayah terpencil.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Simalungun, "ujarnya.
Selain itu, disepakati pula pengadaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, termasuk guru dan kepala sekolah. Langkah ini dianggap strategis dalam mempercepat peningkatan mutu pendidikan dan merupakan implementasi dari Permendikbud nomor 7 tahun 2025, yang menekankan prinsip "The right man on the right place".
Sedang Plt Kadis Pendidikan, Frits Ueki Damanik, bahwa kerja sama ini adalah wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Baca Juga:
Rakor diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan presentasi program unggulan dari beberapa daerah yang telah berhasil mengimplementasikan kolaborasi serupa. Melalui forum ini, Kabupaten Simalungun diharapkan dapat mengambil inspirasi dan berbagi pengalaman dalam upaya memperkuat sistem pendidikan di daerah.(sip)