Sekretaris Dinas Pendidikan, Janulingga Damanik, mewakili Plt Dinas Pendidikan,, bahwa pendekatan
PAUD Holistik Integratif bertujuan untuk memberikan layanan menyeluruh kepada anak usia dini, mencakup pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak melalui sinergi lintas sektor.
"Kita pastikan anak-anak PAUD di Simalungun memiliki dokumen kependudukan dan terlindungi dari kekerasan. Pencegahan dilakukan melalui komunikasi dua arah antara guru dan orang tua," ujar Janulingga.
Lomba ini mempertandingkan empat kategori, yaitu lomba mewarnai, fashion show, lomba memakai seragam sekolah untuk anak PAUD/TK, dan lomba senam untuk guru PAUD.
Sementara Ketua TP PKK Simalungun, Ny Darmawati Anton Achmad Saragih, yang juga Bunda PAUD Simalungun, bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa dan guru untuk menyalurkan minat dan bakat secara kreatif dan inovatif.
"Kegiatan ini memicu dapat semangat dan rasa percaya diri positif. Menang atau kalah adalah bagian dari proses belajar. Semua anak yang ikut lomba adalah yang terbaik," ungkapnya.
Darmawati juga mengapresiasi kerja keras para guru PAUD dalam mendidik dan melatih anak-anak, serta mengajak orang tua untuk terus menjalin kerja sama demi menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.
Sedang Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Debora DPI Hutasoit, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membangun potensi anak sejak dini. Ia juga menegaskan bahwa layanan PAUD harus bersifat holistik dan melibatkan berbagai dinas terkait.
"Kita ingin memastikan anak-anak PAUD mendapatkan haknya secara utuh, termasuk perlindungan dan pembinaan disiplin positif dari para guru," tandasnya.
Hadir Kepala OPD Pemkab Simalungun, Camat se-Kabupaten Simalungun, dan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Simalungun.(sip)