Rabu, 08 Juli 2026 WIB

Menkes dan Menko Kesra Ingatkan Ancaman MERS dan Ebola

Admin - Kamis, 14 Agustus 2014 06:26 WIB
Menkes dan Menko Kesra Ingatkan Ancaman MERS dan Ebola
Ilustrasi
Matatelinga - Jakarta, Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra) dan juga Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan rapat koordinasi terkait hal tersebut. Hasilnya, jamaah haji diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penularan dua penyakit berbahaya tersebut.

Ibadah haji yang akan dilangsungkan mulai September hingga Oktober 2014 memunculkan kekhawatiran bagi calon jamaah. Pasalnya, tahun ini negara-negara Timur Tengah termasuk Arab Saudi mendapat ancaman penyakit serius, yakni Middle East Respiratory Syndrom (MERS) dan Ebola.

"‎MERS telah menyebar di 21 negara terutama Timur Tengah, termasuk Arab Saudi. Sementara itu, kemungkinan tertular Ebola berasal dari jamaah haji asal Afrika Barat yakni Liberia, Guinea, Nigeria dan Sierra Leone. Maka dari itu, perlu ditingkatkan kewaspadaan dini," tutur Menkokesra Agung Laksono di Gedung Kemenkokesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (13/8/2014).

MERS yang mencapai puncak penularan pada bulan Mei lalu memang angka penularannya sudah menurun. Akan tetapi, Agung mengatakan bahwa jamaah tetap harus meningkatkan kewaspadaan dengan cara menghindari kerumunan orang, menggunakan masker dan menghindari kontak langsung dengan hewan.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan bahwa sudah dilakukan kerjasama dengan pihak pemerintah Arab Saudi untuk mencegah penularan Ebola. Dikatakannya bahwa pemerintah Arab Saudi telah memperketat keamanan, dengan cara tidak memberikan visa berkunjung bagi orang-orang yang berasal dari negara terinfeksi Ebola.

"Di Arab Saudi memang ada pasien terduga Ebola. Namun hasil tes menunjukkan negatif, sehingga jamaah tak perlu khawatir. Pemerintah Arab Saudi juga tidak memberikan visa bagi orang-orang yang datang dari negara-negara yang mengalami wabah Ebola," ujarnya.

Kendati begitu Menkes juga meminta jamaah untuk tetap waspada. Meski angka kematian Ebola mencapai 54 persen, penyakit ini dapat dicegah dengan cara menghindari kontak dengan hewan atau juga orang yang diduga tertular.


(Mt/Dtc)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru