Matatelinga - Sepang, "Penerbangan pesawat MH370 bertolak dari Kuala Lumpur pada pukul 1641 UTC (12.41 waktu Kuala Lumpur) dan menghilang dari pantauan radar pada 1720 UTC (sekira 1.21 waktu setempat). Jadi di sekitar di antara Malaysia dan Vietnam," ujar Chief Executive Officer Fredrik Lindahl Flight Radar24, seperti dikutip The Star, Senin, (10/3/2014).
Lembaga servis pencari radar yang berbasis di Swedia, Flight Radar24 mengonfirmasi bahwa pesawat Malaysia Airlines bernomor MH370 hilang kontak 50 menit setelah bertolak dari Kuala Lumpur International Airport. Setelah itu, pesawat itu hilang dari radar.
Data tersebut merupakan data primer yang dilaporkan kepada maskapai penerbangan Malaysia Airlines. Data yang disampaikan ini sekaligus mematahkan informasi bahwa pesawat tersebut kehilangan kontak setelah dua jam lepas landas.
Pesawat jenis B777-200 itu, berangkat dari Kuala Lumpur pukul 12.41pm waktu setempat Sabtu, 8 Maret. Menurut jadwal, pesawat akan menuju di Beijing pukul 06.30am di hari yang sama.
Selain itu, Lindahl juga mengatakan, berdasarkan data, tidak ada respons kontak sekira 150 kilometer dari tenggara Kuala Terengganu.
"Kami memiliki cakupan radar yang baik. Pada area itu, sinyal pesawat hilang pada saat ketinggian 35 ribu kaki," said Lindahl.
(Okz/Adm)