Matatelinga.com, Setelah membocorkan dokumen keamanan nasional Amerika Serikat (NSA) yang paling dirahasiakan, Edward Snowden menghilang tanpa jejak. Jenius komputer tersebut kini kabarnya hidup dalam pengasingan di bawah perlindungan Rusia.
Namun begitu, kepergiannya selama dua pekan yakni pada 10 Juni sampai 23 Juni sempat menjadi misteri. Banyak orang mengatakan dia transit lebih dulu di Hong Kong sebelum akhirnya terbang ke Negeri Beruang Merah.
Kini, kabar burung tersebut dipastikan Telegraph, Rabu (7/9/2016), adalah informasi yang akurat. Selama dua pekan itu, Snowden rupanya bersembunyi di Hotel Mira, Kowlonn, Hongkong. Kebutuhannya di sana dipercayakan kepada seorang pencari suaka asal Sri Lanka bernama Ajith.
“Tidak ada seorang pun yang dapat membayangkan pria paling dicari di dunia itu akan berada di antara orang-orang Hongkong. Kami sengaja mengamankannya di tempat yang tidak diduga,” ungkap pengacara HAM berdarah Kanada, Robert Tibbo.
Kuasa hukum Snowden lain, Jonathan Man menambahkan, “Kami bisa mengenal (para pencari suaka) itu karena kami pernah membantu (kasus kepindahan) mereka. Kami juga yakin mereka tidak akan mengkhianati kami.”
(Fit/okz)