Matatelinga.com, Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, mengumumkan status siaga satu jelang KTT ASEAN yang akan dimulai Sabtu 21 November 2015. Status siaga satu ditetapkan setelah kepolisian menerima informasi adanya ancaman teror.
“Kami menerima laporan adanya ancaman serangan teroris di Malaysia. Saat ini, kami masih berusaha memastikan kebenaran ancaman tersebut,” ujar Kepala Polis Diraja Malaysia, Khalid Abu Bakar, seperti dilaporkan Asian Correspondent dan dikutip laman okezone.com, Jumat (20/11/2015).
Sebuah memo internal bocor di sosial media pada awal pekan ini. Dalam memo tersebut terungkap bahwa kelompok militan ISIS sudah menyiapkan dua orang pengantin bom bunuh diri. Satu orang ditempatkan di Kuala Lumpur dan satu orang lagi ditempatkan di Sabah.
Malaysia sendiri sudah menahan sekira 150 orang tersangka sejak 2013. Mereka dituduh akan melakukan serangan teror di seluruh negeri Melayu itu. Ketegangan makin meningkat setelah adanya teror Paris pada Jumat 13 November 2015.
Polisi dan tentara akan dikerahkan secara besar-besaran di seluruh penjuru Kuala Lumpur untuk mengamankan jalannya KTT ke-27 ASEAN ini.
Selain 10 pemimpin negara Asia Tenggara, sejumlah pemimpin tertinggi beberapa negara turut diundang. Amerika Serikat, Australia, China, India, Jepang, Selandia Baru, Rusia, dan Korea Selatan diharapkan hadir dalam konferensi kali ini.
(Fit)