Matatelinga.com,Pemerintah China pun mulai bereaksi atas ditolaknya proposal demokrasi oleh Parlemen Hong Kong Kamis 18 Juni. Negeri Tirai Bambu itu meminta pihak lain untuk tidak mencampuri urusan demokrasi di Hong Kong.
“Masalah demokrasi di Hong Kong adalah masalah internal China, jadi tidak boleh ada negara lain yang ikut campur,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China,Jumat (19/6/2015).Dilansir aman Okezone.com,
Pemerintah China mengusulkan sebuah paket untuk melakukan reformasi di Hong Kong. Dalam paket itu Hong Kong akan melakukan pemilihan gubernur secara langsung pada 2017. Namun, semua calon gubernur harus melalui serangkaian tes untuk menguji kesetiannya pada pemerintah pusat China di Beijing.
“Hong Kong adalah salah satu pusat keuangan dunia, jadi jika ada masalah di sana akan berdampak pada investasi negara asing. Jadi tidak boleh ada pihak yang mencampuri urusan Hong Kong,” tambah Lu Kang.
Parlemen Hong Kong menolak proposal demokrasi yang diajukan oleh Pemerintah China. Keputusan ini mengakhiri debat panjang di parlemen selama dua hari. Hasil ini disambut gembira masyarakat Hong Kong.
(Fit)