Kamis, 29 Oktober 2026 WIB
Imigran Rohingya

Barack Obama Desak Myanmar Akhiri Diskriminasi Terhadap Rohingya

Admin - Rabu, 03 Juni 2015 10:45 WIB
Barack Obama Desak Myanmar Akhiri Diskriminasi Terhadap Rohingya
google
Barack Obama

Matatelinga.com, Permasalahan mengenai imigran Rohingya terus terjadi di negara-negara Asia Tenggara. Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun turut bicara dan mendesak Pemerintah Myanmar mengakhiri diskriminasi terhadap etnis Rohingya.

 Rohingya merupakan sebuah etnis di Myanmar yang berjumlah 1,3 juta. Mereka rata-rata tinggal di Myanmar Barat, tetapi sebagian besar ditolak kewarganegaraannya. Belakangan Rohingya menjadi sorotan setelah ribuan warganya kabur ke sejumlah negara di Asia Tenggara.

Sebanyak 3.500 orang yang kebanyakan imigran Rohingya dan Bangladesh berada Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Sementara ribuan orang lainnya dikabarkan masih berada di perairan. Sebagaimana diketahui, puluhan ribu etnis Rohingya telah tinggal di kamp pengusian sejak 2012.

“Etnis Rohingya telah menerima diskrimasi secara signifikan, dan itu menjadi bagian dari alasan mereka melarikan diri,” kata Obama di Washington, seperti diberitakan The Star dan dikutip laman okezone.com, Senin (3/6/2015).

Obama memberi saran kepada Myanmar untuk meraih kesuksesan dalam melakukan transisi pemerintahan. Salah satu yang terpenting adalah mengakhiri diskriminasi terhadap orang lain.

"Saya pikir jika saya adalah etnis Rohingya, saya mau tinggal di tempat kelahiran saya. Tapi, saya ingin memastikan bahwa pemerintah melindungi saya dan orang-orang memperlakukan saya dengan adil," tambah Obama.

“Itulah kenapa hal ini menjadi sangat penting. Saya rasa sebagai bagian dari transisi demokratis, Pemerintah Myanmar diharapkan mengatasi permasalahan ini dengan sangat serius,” sambungnya.

 

(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru