Selasa, 20 Oktober 2026 WIB
ISIS

Aljazair Menolak Permintaan AS dan Prancis Bergabung Membom ISIS

Admin - Selasa, 10 Februari 2015 08:13 WIB
 Aljazair Menolak Permintaan AS dan Prancis Bergabung Membom ISIS
google
Ilustrasi
ALJIR - Matatelinga, Sumber diplomatik di Aljir, Senin (9/2/2015), mengatakan AS dan Prancis mengajukan permintaan sejak November 2014. Aljir, menurut diplomat itu, kesulitan memenuhi pemintaan ini.

Aljazair menolak permintaan AS dan Prancis untuk bergabung dalam misi membom ISIS di Irak dan Suriah, dengan alasan kesulitan logistik dan teknis.

"AS dan Prancis meminta Aljir mengirim dua skuadron jet tempurnya untuk bergabung membom ISIS," ujar diplomat itu kepada kantor berita Anadolu. "AS ingin pemboman berkelanjutan, tanpa jeda, sampai ISIS benar-benar dikalahkan."

Militer Aljazair mengatakan tidak mungkin menjalankan misi tempur di Irak dan Suriah, dengan logistik dan teknik sokongan AS, Prancis, dan negara-negara Arab yang terlibat dalam misi itu. Seluruh pesawat yang terlibat dalam misi pemboman buatan Barat, sedangkan Aljazair sangat tergantung pada pesawat buatan Rusia.

"Pilot Aljazair tidak terlatih melakukan serangan udara ke wilayah Irak dan Suriah," ujar sumber militer Aljazair.

Alasan lain, konstitusi melarang tentara Aljazair terlibat operasi di luar negeri, atau melayani perintah asing. Tentara Aljazair tidak ubahnya pasukan bela diri Jepang, yang hanya melindungi negara dari serangan dari luar.

Belum ada pernyataan resmi, atau komentar pejabat resmi, Aljazair mengenai berita ini.

(Mt/Inc)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru