Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Bila Snowden Mengaku Salah, AS Bersedia Negosiasi

Redaksi - Jumat, 24 Januari 2014 19:54 WIB
Bila Snowden Mengaku Salah, AS Bersedia Negosiasi
Pixabay
MATATELINGA, Washington:Desakan pengampunan terhadap Snowden meraih momentum yang disertai dengan permintaan Presiden Barack Obama untuk menghentikan beberapa aktivitas intelijen dari NSA. Salah satu yang akan dihentikan Obama adalah pengumpulan informasi melalui telefon warga.

Jaksa Agung Amerika Serikat (AS) Eric Holder mengatakan, Pemerintah AS siap untuk membicarakan mengenai cara menangani kasus pembocor laporan intelijen AS, Edward Snowden. Tetapi Holder menentukan syarat.

Holder menginginkan agar Snowden untuk mengakui kesalahan yang diperbuatnya. Namun Holder tidak menjelaskan syarat pengakuan kesalahan tersebut, dirinya akan membahas tersebut dengan pihak pengacara Snowden.

Sekali lagi, sebagai perwakilan dari Pemerintah AS, Holder menegaskan tidak akan memberikan pengampunan bagi Snowden. Sebelumnya, desakan untuk mengampuni mantan karyawan National Security Agency (NSA) tersebut makin merebak. Sebagian besar berasal dari kelompok pembela hak sipil dan media utama di AS.

Penasihat hukum Snowden pun berkomentar mengenai rencana tersebut. "Saya kira semuanya berbalik arah. Kami selalu mengindikasikan memohon pengampunan," ujar penasihat hukum Snowden, Jesselyn Radack, seperti dikutip The Washington Post, Jumat (24/1/2014).

"Hal tersebut sama saja seperti seorang pelaku kejahatan yang ingin mengakui perbuatannya," ucapnya.



Editor
: James Pardede
Sumber
: Okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru