Senin, 06 Juli 2026 WIB

Sekitar 14.929 Warga Palestina Kehilangan Status Identitas Mereka, antara 1967 hingga 2024.

Redaksi - Jumat, 27 Februari 2026 09:30 WIB
Sekitar 14.929 Warga Palestina Kehilangan Status Identitas Mereka, antara 1967 hingga 2024.
Pixabay
Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur

Laporan tersebut menyatakan bahwa otoritas Israel memperkenalkan langkah-langkah baru yang mengubah akses ke situs tersebut. Ini termasuk memperpanjang jam kunjungan, meningkatkan ukuran kelompok dari 120 menjadi 200 peserta dan memperpendek interval antar kunjungan.

Langkah-langkah ini disebut sebagai upaya untuk mengubah status quo yang telah lama di komplek tersuci ketiga untuk umat Muslim dan memaksakan kondisi baru di sana.

Selain isu di Al Aqsa, laporan tersebut menyatakan bahwa kebijakan Israel yang melibatkan pencabutan dokumen kependudukan dan identitas di Yerusalem terus berlanjut. Sekitar 14.929 warga Palestina kehilangan status identitas mereka antara 1967 hingga 2024.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Umat Muslim Palestina Puasa Pertama Sudah di Ganggu Itamar Ben-Gvir
Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi  Kunjungan keTepi Barat
Negara Afrika Mencabut Semua Visa Untuk Warga Amerika Awal Tahun Ini
Trump Memperluas Larangan dan Pembatasan Perjalanan Hingga Mencakup 20 Negara
Serangan Serius Pemukim Yahudi Terhadap Warga Palestina
Azerbaijan Menyatakan Tidak Akan Bergabung dengan Pasukan Internasional
 
Komentar
 
Berita Terbaru