Selasa, 01 September 2026 WIB

Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth Akan Mengambil Sejumlah Keputusan

Redaksi - Senin, 16 Februari 2026 06:45 WIB
Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth Akan Mengambil Sejumlah Keputusan
Pixabay
Donald Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth

MATATELINGA, Teheran:Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi akan bertemu dengan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi selama kunjungannya ke Swiss.

Selama kunjungan tersebut, dia juga akan mengadakan putaran baru pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat, menurut Kementerian Luar Negeri Iran pada Minggu(15/2/2026).

Baca Juga:

"Selama kunjungan ini, Menlu... akan bertemu dan mengadakan pembicaraan dengan menteri luar negeri Swiss, Oman, dan Direktur Jenderal IAEA," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan di Telegram.

Araghchi telah berangkat ke Jenewa, di mana pembicaraannya dengan AS akan berlangsung pada 17 Februari, imbuh pernyataan itu.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump meyakini dapat menegosiasikan kesepakatan yang jauh lebih baik dengan Iran pada tahap ini.

"Presiden Trump berpikiran terbuka, dan seperti yang ia katakan, ia yakin sekarang dapat memperoleh kesepakatan yang jauh lebih baik dari pihak Iran setelah Operasi Midnight Hammer pada 22 Juni," ujar Menteri Keuangan AS Scott Bessent kepada Fox News, Rabu (11/2/2026), seraya menambahkan bahwa tercapai atau tidaknya kesepakatan tersebut bergantung pada Teheran.

Bessent juga menyebutkan bahwa Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth akan mengambil sejumlah keputusan di tengah pengerahan ulang aset militer Washington ke arah Iran.

Halaman:
Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Iran Akan Menenggelamkan Kapal Kapal Induk AS Jika Perang Pecah
Iran Siap Membantu Indonesia Dalam Memperkuat Ketahanan Pangan dan Energi
Serangan Potensial Terhadap Iran Jika Upaya Diplomatik Menemui Kegagalan
Kabarnya Delapan Belas Kali Beraksi Curanmor, Polsek Medan Baru Berikan Timah Panas
Witkoff Diperkirakan Mengunjungi Israel Ditengah Ketegangan AS-Iran
Jason Crow : Sekarang Ini Bukanlah Unjuk Kekuatan, Melainkan "Kesepakatan Yang Permanen"
 
Komentar
 
Berita Terbaru