Selasa, 28 April 2026 WIB

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi Kunjungan keTepi Barat

Redaksi - Sabtu, 10 Januari 2026 07:16 WIB
Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi  Kunjungan keTepi Barat
Pixabay
Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi

MATATELINGA, Istanbul: Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi dijadwalkan mengunjungi Israel, Palestina, Qatar, Filipina, dan India dalam perjalanan selama sembilan hari. Niatnya untuk "memainkan peran proaktif" di Timur Tengah menjelang kunjungan ke kawasan itu, termasuk ke Tepi Barat yang diduduki Israel.

"Saya berencana mengunjungi kawasan-kawasan ini di saat tatanan internasional terguncang hebat, untuk menegakkan dan memperkuat tatanan internasional yang bebas, terbuka, dan berbasis aturan," kata Motegi dalam jumpa pers di Tokyo, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga:

Ia menambahkan kerja sama dengan negara-negara yang sepemikiran dan penguatan hubungan dengan negara-negara berkembang (Global South) kini menjadi semakin penting.

Motegi menilai kawasan Timur Tengah "sangat krusial bagi stabilitas komunitas internasional."

Di Israel, Motegi dijadwalkan bertemu Menteri Luar Negeri Gideon Sa'ar serta mengunjungi Pusat Koordinasi Sipil-Militer yang dipimpin Amerika Serikat.

Motegi dan Sa'ar akan membahas situasi Timur Tengah dan upaya internasional untuk rekonstruksi Gaza, menurut pernyataan itu.

Di Tepi Barat, Motegi akan bertemu Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Mohammad Mustafa untuk membahas "perwujudan" solusi dua negara.

Bulan lalu, Jepang mengecam Israel atas pembangunan permukiman baru di Tepi Barat dan menegaskan bahwa aktivitas tersebut "melanggar hukum internasional dan merusak" terwujudnya solusi dua negara.

Jepang juga menjatuhkan sanksi terhadap empat pemukim yang terlibat dalam aksi kekerasan.

"Untuk memperbaiki situasi di Palestina dan Israel, harus ada pelaksanaan yang konsisten dari rencana komprehensif, dan Jepang berniat memainkan peran proaktif untuk meredakan ketegangan dan membangun perdamaian di kawasan ini," kata Motegi.

"Untuk menghilangkan ketidakpercayaan timbal balik yang telah berlangsung lama, baik Israel maupun Palestina harus mengambil langkah konkret yang berorientasi ke depan. Itu penting," katanya, dikutip.

Motegi mengatakan tujuan utama kunjungannya adalah menyampaikan pandangan Jepang kepada Israel dan Palestina mengenai "langkah-langkah konkret serta menjelaskan posisi" Jepang.

Di Qatar, Motegi akan diterima Perdana Menteri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, yang juga menjabat menteri luar negeri, untuk menggelar dialog strategis guna memperkuat hubungan bilateral.

Setelah itu, Motegi akan melakukan kunjungan kenegaraan ke India dan Filipina.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Timur Tengah Lebih Baik Di Pimpin Era Saddam Husein
Konflik Timur Tengah 13 Juta Anak Tak Bisa Mengenyam Pendidikan
Hidangan Lezat Khas Timur Tengah
 
Komentar
 
Berita Terbaru