"Anda dapat melihat semua pengalaman itu, kesedihan itu, dan Anda dapat merasakannya dari wajah mereka," kata Eraslan.
Baca Juga:
Dikutip dari laman Anatara Sabtu, melalui karya-karyanya, Eraslan berusaha menggambarkan penderitaan sekaligus ketangguhan para perempuan yang berjuang ini.
"Saya ingin menunjukkan bahwa perjuangan dan kesedihan mereka membuat wajah mereka sangat lelah. Jadi, saya mohon—janganlah mempersulit hidup para ibu kita. Semua gambaran ini berasal dari pengalaman saya sendiri, karena ibu saya juga menghadapi banyak kesedihan dalam hidupnya," ujarnya.