Sabtu, 12 September 2026 WIB

Rusia Sukses Luncurkan Rudal Balistik ICBM, ini Kata Vladimir Putin?

Redaksi - Kamis, 21 April 2022 07:05 WIB
Rusia Sukses Luncurkan Rudal Balistik ICBM, ini Kata Vladimir Putin?
Hand over
Rusia Sukses Uji Coba Peluncuran Rudal Balistik Antarbenua Sarmat
MATATELINGA. Rusia - Uji peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Sarmat telah dilakukan. Hal tersebut langsung diumumkan Kementerian pertahanan Rusia pada Rabu (20/04/2022).


Sarmat adalah salah satu senjata yang disebutkan Putin dalam pidato tahun 2018 yang menyombongkan persenjataan baru yang dia katakan akan membuat pertahanan NATO "sama sekali tidak berguna." Kala itu, pejabat Amerika Serikat (AS) mengecilkan ancaman itu.

Menurut Layanan Penelitian Kongres AS, Sarmat adalah ICBM berat baru yang diperkirakan akan dikerahkan Rusia dengan 10 atau lebih hulu ledak pada setiap rudal.

Baca Juga:Masjid Al-Aqsa Diserang Tentara Israel, Majelis Ulama Indonesia Angkat Bicara

Ini telah dikembangkan selama bertahun-tahun, dan peluncuran uji cobanya tidak mengejutkan bagi Barat, tetapi itu terjadi pada saat ketegangan geopolitik yang ekstrem akibat perang Rusia di Ukraina.

Rudal itu ditembakkan dari peluncur silo pada pukul 15:12. waktu Moskow di Plesetsk State Test Cosmodrome di Wilayah Arkhangelsk di Rusia utara menuju lokasi uji Kura di Semenanjung Kamchatka di timur jauh Rusia.


Pernyataan kementerian pertahanan mengatakan bahwa pesawat itu mendarat di "area yang ditentukan di Kamchatka."

Kementerian mencatat bahwa setelah menyelesaikan program uji coba, Sarmat akan mulai beroperasi dengan Pasukan Rudal Strategis Rusia. RS-28 Sarmat dirancang untuk menggantikan ICBM Voevoda era Soviet, yang dikenal dengan sebutan NATO SS-18 Satan.

[br]

Menurut pernyataan kementerian seperti dikutip oleh kantor berita TASS yang dikelola negara, Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada militer atas keberhasilan uji coba rudal mereka, dengan mengatakan bahwa hal itu akan membuat siapapun yang mencoba mengancam Rusia berfikir kembali.

"Kompleks baru ini memiliki karakteristik taktis dan teknis tertinggi dan mampu mengatasi semua sarana pertahanan anti-rudal modern. Kompleks ini tidak memiliki analog di dunia dan tidak akan lama lagi," angnya. Seperti dikutip dari Okezone, Kamis (21/04/2022).

“Senjata yang benar-benar unik ini akan memperkuat potensi tempur angkatan bersenjata kita, memastikan keamanan Rusia dari ancaman eksternal dan menyediakan bahan pemikiran bagi mereka yang, dalam panasnya retorika agresif yang hiruk pikuk, mencoba mengancam negara kita,” lanjutnya.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru