Harga Cabai Turun, Sumut Berpeluang Deflasi di Januari
- Senin, 14 Januari 2019 19:47 WIB
Google
ilustrasi
MATATELINGA, Medan: Harga sejumlah kebutuhan pokok sejauh ini terpantau berfluktuasi. Harga cabai merah mengalami penurunan yang sangat tajam. Dimana harga cabai merah sejauh ini dijual di kisaran Rp 14 ribu per kg di tingkat pedagang pengecer.
"Terpuruknya harga cabai merah tersebut menjadi pukulan berat bagi petani cabai. Karena diperkirakan harga cabai merah di tingkat petani di jual di kisaran Rp 7000 hingga Rp 9000 per kg nya," ucap Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin, Senin (14/1/2019).
Musim panen raya, terang dia, menjadi pemicu memburuknya harga cabai merah saat ini. Menurunnya harga cabai merah saat ini jelas akan memberikan kontribusi deflasi yang besar bagi perekonomian Sumut. "Tetapi yang patut disayangkan adalah minimnya kemampuan kita dalam memitigasi pelemahan harga cabai tersebut. Petani kerap menanam cabai di saat harganya mahal," jelasnya.
Selanjutnya, harga telur ayam juga mengalami penurunan. Yang sebelumnya sempat naik di kisaran Rp 25.500 per kg, saat ini turun di kisaran harga Rp 24.000 per kg nya. Penurunan harga telur ayam juga diikuti dengan harga daging ayam di kisaran Rp 27 ribu per kg.
Kata Gunawan, berlalunya perayaan tahun baru maupun natal sebelumnya membuat sejumlah harga kebutuhan protein berangsur mengalami penurunan. Harga bawang putih disisi lain justru mengalami kenaikan. Harga bawang putih yang sebelumnya sempat diperdagangkan di kisaran Rp 17 ribu per Kg, saat ini dijual di kisaran Rp 20 ribu per kg nya.
Harga cabai kecil juga sama dengan cabai merah. Mengalami penurunan dan diperdagangkan di kisaran Rp 30 ribuan ke atas saat ini dijual di kisaran Rp 25 ribuan per kg nya. Penurunan harga cabai ini akan menjadi penyumbang deflasi di bulan Januari. Ditambah lagi ada penurunan harga tiket pesawat belakangan ini, jelas tentunya Januari, Sumut sejauh ini masih berpeluang mencetak deflasi.