Kamis, 17 September 2026 WIB

Dahlan Iskan Evaluasi Kinerja Garuda

Admin - Rabu, 12 Februari 2014 18:10 WIB
Dahlan Iskan Evaluasi Kinerja Garuda
Matatelinga - Cibitung, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengalami penurunan laba operasi (operating income) sebesar 66,4 persen menjadi USD6,4 juta. Adapun laba bersih Garuda pada 2012 mencapai USD168,1 juta.

Selain itu, laba bersih (income for the periode) juga mengalami penurunan sekira 89,9 persen dari USD110,8 juta pada 2012, menjadi hanya USD11,2 juta di 2013. Padahal jika dilihat dari pendapatan perseroan di 2013, Garuda tutup buku dengan pertumbuhan yang cukup baik.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku penurunan kinerja yang terjadi pada laporan keuangan Garuda salah satunya berasal dari nilai tukar Rupiah atau kurs yang masih belum stabil.

"Saya dengar ini mau dinaikkan, tapi biar dievaluasi dahulu," jelas Dahlan saat di RPH Berdikari Cibitung, Jawa Barat, Rabu (12/2/2014).

Mantan Dirut PLN ini juga tidak menutup kemungkinan untuk menginstruksikan manajemen Garuda melakukan evaluasi kinerja. "Kinerjanya akan dievaluasi," tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar menyebutkan kinerja keuangan Garuda Indonesia yang melemah ini dipengaruhi nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan faktor tingginya harga bahan bakar. Selain faktor tersebut, Garuda juga melakukan investasi dalam jumlah yang besar untuk menambah armada Citilink.

"Meskipun mengalami penurunan laba, pada 2013 Garuda berhasil melunasi pinjaman sebesar total USD130 juta, yang terdiri dari 55 juta USD Citi Club Deal-1 dan USD75 juta dari Bank Exim Indonesia," jelas dia dalam konferensi pers di Kantor Garuda Indonesia.




(Okc/KNIA)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru