Matatelinga.com, Pada pembukaan hari ini, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika
Serikat (AS) diprediksi berada di level Rp13.400 per USD. Ekonom
Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko
Listiyanto mengatakan pada perdagangan esok hari rupiah tidak banyak
dipengaruhi oleh sentimen dalam negeri.
Usai libur panjang hari raya Idul Fitri, roda perekonomian akan mulai
kembali dibuka. Seluruh kegiatan akan kembali dimulai, termasuk
perdagangan mata uang di pasar valuta asing.
"Saya rasa Rp13.400 per USD, pembukaan awal sesi masih belum banyak
isu (dalam negeri)," ucapnya yang dilansir Okezone, Rabu (22/7/2015).
Dia mengatakan, kepastian nasib Yunani akan berdampak positif kepada
global. Hanya saja, masih ada sentimen negatif dari rencana bank sentral
Amerika Serikat The Fed yang bakal menaikkan suku bunga.
"Sentimen (Yunani) ke nilai tukar akan semakin positif, tapi the fed masih jadi isu lain," tukasnya.
Sebagai tambahan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin
mengatakan, Juni 2015 nilai tukar Rupiah terdepresiasi 0,58 persen
terhadap dolar AS. Hal tersebut terjadi di 34 provinsi di Indonesia
dengan level rata-rata kurs tengah eceran Rupiah terendah yaitu
Rp13.306,43 per USD.
(......)