Matatelinga - JAKARTA, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakinkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa industri keuangan nasional tahun depan akan membaik. Hal ini dilihat dari beberapa fundamental industri keuangan yang membaik seperti perbankan hingga pasar modal
"Mulai perbankan, aspek likuiditas mencukupi. Kita optimistis indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa tumbuh 20 persen. Bisa tertinggi di ASEAN," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/12/2014).
Muliaman menambahkan, untuk sektor perbankan sendiri sudah tercermin dari rencana bisnis Banker 2015, yang membuat pertumbuhan kredit mencapai 16 persen pada tahun depan. Selain itu juga mendorong industri keuangan non bank.
"Lebih tinggi dari tahun ini. Prediksi bisa lebih dari itu kalau ada sinergi terus dikembangkan dengan pemerintah. Optimisme ini akan memasuki di tahun 2015-2016," jelasnya.
Kendati demikian, pihaknya akan mencari cara bersama kementerian terkait untuk mengembangkan modal alternatif terutama yang dilakukan nonbank atau yang digunakan pasar modal guna membiayai infrastruktur.
"Pendalaman pasar uang jadi agenda penting tahun depan. Semoga kita bisa carikan alternatif pembiayaan pembangunan," tukasnya.
(Fit)