Kamis, 09 Juli 2026 WIB

Harga Emas Tidak Berubah Pada Akhir Perdagangan, Ini Pemicunya

Redaksi - Selasa, 07 Maret 2023 09:05 WIB
Harga Emas Tidak Berubah Pada Akhir Perdagangan, Ini Pemicunya
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya dan kali ini pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi Wib) harga emas tidak berubah, karena investor menunggu kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di depan Kongres AS yang kemungkinan akan mempengaruhi penilaian seberapa hawkish bank sentral AS nantinya.


Ahli strategi Citi memperkirakan Powell akan menunjukkan preferensi untuk kenaikan 25 basis poin tetapi meninggalkan semua opsi, karena dia akan berbicara sebelum data pekerjaan dirilis.

Citi memperkirakan data penggajian naik sebesar 255.000 menyusul lonjakan besar 517.000 pada Januari. Kejutan besar pada kenaikan dapat menyebabkan kenaikan 50 basis poin dari Fed, kata Citi.

Baca Juga:Menyambut Hari Jadi Asahan Ke-77, Sekda Buka Festival Sinandong Asahan

Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly mengatakan dalam pidatonya di Universitas Princeton pada Sabtu (04/03/2023) bahwa Federal Reserve perlu menaikkan suku bunga lebih tinggi dan mempertahankannya lebih lama untuk mengatasi harga yang lebih tinggi yang disebabkan oleh inflasi yang kuat.

Departemen Perdagangan AS melaporkan Senin (06/03/2023) bahwa pesanan pabrik AS turun 1,6 persen pada Januari setelah naik 1,7% pada Desember. Para ekonom memperkirakan pesanan turun 1,8 persen. Pesanan pabrik meningkat 4,3% pada basis tahun ke tahun pada Januari.


Logam mulia lainnya perak untuk pengiriman Mei tergelincir 10,30 sen atau 0,48%, menjadi ditutup pada 21,135 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April melemah 0,80 dolar AS atau 0,08%, menjadi menetap pada 978,60 dolar AS per ounce.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tetap tidak berubah dan ditutup pada 1.854,60 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di 1.864,30 dolar AS dan terendah di 1.851.30 dolar AS.

[br]

Emas berjangka melonjak 14,10 dolar AS atau 0,77% menjadi pada 1.854,60 dolar AS pada Jum'at (03/03/2023), setelah tergelincir 4,90 dolar AS atau 0,27% menjadi 1.840,50 dolar AS pada Kamis (2/3/2023), dan terkerek 8,70 dolar AS atau 0,47% menjadi 1.845,40 dolar AS pada Rabu (01/03/2023).

Powell akan bersaksi pada Selasa waktu setempat di depan Komite Perbankan Senat dan pada Rabu (8/3/2023) di depan panel Jasa Keuangan DPR AS. Seperti dkutip dari Okezone, Selasa (07/03/2023).

Setelah memberikan kenaikan jumbo tahun lalu, The Fed telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam dua pertemuan terakhirnya, tetapi data ekonomi yang kuat telah memicu kekhawatiran pasar bahwa bank sentral mungkin kembali ke jalur agresifnya.

Pasar berjangka menyiratkan peluang 72% Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuannya 22 Maret.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru