MATATELINGA, Jakarta: Pada awal perdagangan Selasa (6/10). Pukul 09.08 WIB rupiah spot dibuka menguat di pasar spot. Kurs rupiah spot ada di Rp 14.645 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 1,05% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.800 per dolar AS.
Rupiah memimpin penguatan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS, disusul dolar Taiwan yang menguat 0,53%, yuan China menguat 0,36%, won Korea menguat 0,24%, ringgit Malaysia menguat 0,10%, pesso Filipina menguat 0,10%, dolar Singapura menguat 0,07%, yen Jepang menguat 0,04%, baht Thailand menguat 0,02% dan dolar Hong Kong menguat 0,001% terhadap dolar AS.
Sementara itu rupee India melemah 0,20% terhadap dolar AS.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 93,42, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 93,51.
Sementara Rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) kembali menguat pada perdagangan Selasa (6/10). Pukul 10.03 WIB, rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI ada di Rp 14.712 per dolar AS, menguat 1,04% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.867 per dolar AS.
Penguatan rupiah di kurs tengah BI sejalan dengan rupiah di pasar spot. Pukul 10.05 WIB, rupiah spot ada di Rp 14.710 per dolar AS, menguat 0,61% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.800 per dolar AS.
Rupiah masih memimpin penguatan mata uang Asia terhadap dolar AS, disusul dolar Taiwan yang menguat 0,49%, yuan China menguat 0,36%, won Korea menguat 0,12%, dolar Singapura menguat 0,07%, yen Jepang menguat 0,06%, pesso Filipina menguat 0,03%, ringgit Malaysia menguat 0,01% dan dolar Hong Kong menguat 0,001% terhadap dolar AS.
Sementara baht Thailand dan rupee India melemah terhadap dolar AS dengan pelemahan masing-masing 0,006% dan 0,20%.