MATATELINGA, Medan: Jor-joran menjual stok gula dan melakukan Operasi Pasar (OP), harga gula sudah kembali normal di pasaran. Bulog Sumut pun masih terus mendapat jatah gula dari kantor pusat dengan total 3.050 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Gula yang masuk ke Sumut terus dijual untuk memenuhi ketersediaan gula di tengah masyarakat,"ujar Pimpinan Bulog Sumut, Arwakhudin Widiarso di Medan, beberapa waktu lalu.
Kata dia, total yang sudah masuk, hingga Jumat lalu, stok gula Bulog Sumut tinggal 300 ton.Stok itu, masih memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Apalagi, kata dia, kini pembelian konsumen tidak jor - joran karena harga jual di pasar relatif stabil di kisaran harga eceran tertinggi (HET).
Oleh karena harga gula di pasar Medan sudah terus turun, Bulog sudah menghentikan operasi pasar (OP) dan fokus menjual ke distributor dan Rumah Pangan Kita serta menjual langsung dengan sistim daring.
"Stok masih akan tetap aman karena Bulog Sumut akan tetap mendapat jatah gula dari pusat," ujar Wiwiek.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Zonny Waldy, mengatakan, Disperindag Sumut terus melakukan pantauan dan pengawasan untuk menjaga kestabilan harga gula kristal putih setelah sempat menyentuh Rp 40.00/kg.
"Pemprov Sumut sebelumnya sempat menggelar OP gula dengan merek Raja Lebah untuk menekan harga salah satu bahan pokok utama masyarakat itu," tandasnya. (mtc/amel)