Kamis, 27 Agustus 2026 WIB

Ramadan dengan Ngaji.ai, Transformasi Jadi Pendamping Umat Muslim Sehari-hari

Fahrizal - Rabu, 11 Februari 2026 13:54 WIB
Ramadan dengan Ngaji.ai, Transformasi Jadi Pendamping Umat Muslim Sehari-hari
Kegiatan talkshow Ramadan with ngaji.ai Your Everyday Muslim Companion di Jakarta, Rabu (11/2/2026)

MATATELINGA, JAKARTA: Niat yang sama terbetik di benak setiap Muslim saat menyambut datangnya Ramadan: ingin lebih dekat dengan Al-Qur'an dan lebih konsisten beribadah. Namun, niat baik itu sering berbenturan dengan kenyataan sehari-hari.

Pekerjaan yang menumpuk, energi yang terbagi, serta ritme hidup yang cepat membuat upaya mendalami ajaran Al-Qur'an terasa tidak sederhana. Bukan karena kurang keinginan, melainkan karena tak jarang muncul kebingungan harus mulai dari mana dan bagaimana menjaganya agar tetap berlanjut.

Di titik inilah ngaji.al menemukan peran idealnya. Berawal sebagai aplikasi belajar mengaji, ngaji.al kini bertransformasi menjadi pendamping ibadah harian yang selalu ada dalam genggaman. Hingga hari ini, sudah 403 ribu pengguna telah menggunakan ngaji.al, dengan sekitar 39 ribu di antaranya berlangganan premium. Angka ini bukan semata pencapaian, melainkan cerminan kebutuhan akan cara beribadah yang terasa lebih dekat, terarah, dan relevan dengan kehidupan modern.

Baca Juga:
Fara Abdullah, Chief Business Development Officer (CBDO) Vokal.ai, dalam talk show Ramadan with ngaji.ai Your Everyday Muslim Companion di Jakarta, Rabu (11/2/2026) menyatakan bahwa startup edukasi digital yang menaungi ngaji.al melihat fase ini sebagal momentum penting.

"ngaji.al ingin tumbuh. menjadi produk yang matang secara strategi, berdampak nyata dalam penggunaan, dan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman. Antusiasme dari pengguna di Indonesia menunjukkan bahwa kebutuhan akan pendamping ibadah yang kontekstual itu nyata. Banyak orang ingin hidupnya lebih selaras dengan nilai Al-Qur'an, tapi merasa kewalahan. ngaji.ai ingin hadir bukan untuk menghakimi atau membebani, melainkan menemani. Perlahan, konsisten, dan relevan dengan kehidupan hari ini," ujarnya. Berbekal pengalamannya mengelola aplikasi panduan gaya hidup. Muslim berskala global, Fara optimistis ngajlai siap melangkah lebih jauh.

Bagi banyak pengguna, kehadiran ngaji.al membuat ajaran Al-Qur'an terasa lebih membumi. Tidak lagi hadir sebagai tuntutan besar yang terasa menakutkan, tetapi sebagai langkah-langkah kecil yang bisa dijalani setiap hari. Semua terstruktur dengan rapi, sehingga pengguna tidak perlu merasa kewalahan menghadapi banyaknya amalan dan tuntunan. Satu aplikasi, satu fokus, satu ikhtiar dalam satu waktu.

Halaman:
Editor
: Fahrizal
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi dan Korupsi di Kemnaker
Menteri KP2MI Undang SBMI dan Keluarga AKP Migran yang Meninggal di Korea Selatan
Pembukaan INACRAFT 2026, Kahiyang Ayu Perkenalkan Potensi Kriya dan Wastra Sumut kepada Ketua Umum Dekranas
JNE Resmi Jadi Official Logistics Partner Konser Bryan Adams di Jakarta
Bawa 40 Kg Sabu, Kurir Aceh Aswari Dituntut Mati oleh Jaksa di Medan
Hadapi Ramadan 2026, Bobby Nasution Pastikan Pangan Sumut Aman dan Surplus
 
Komentar
 
Berita Terbaru