Rabu, 07 Oktober 2026 WIB

Waspada dan Jangan Mudah Percaya, Beredar WA Palsu Gunakan Nama Pejabat di Kejati Sumut

- Minggu, 22 Desember 2024 12:22 WIB
Waspada dan Jangan Mudah Percaya, Beredar WA Palsu Gunakan Nama Pejabat di Kejati Sumut
Matatelinga/Istimewa
Kloning WA pejabat di Kejati Sumut, tepatnya Koordinator Bidang Intelijen Yos A Tarigan beredar di kawasan Labura, harap waspada kepada masyarakat yang menerima pesan dari yang mengaku pejabat Kejati Sumut

MATATELINGA, Medan : Semakin meresahkan, aksi kloning aplikasi WhatsApp pejabat di Kejaksaan Tingg Sumatera Utara (Kejati Sumut) kembali terjadi. Setelah sebelumnya ada oknum yang mengkloning WA Asintel Kejati Sumut, kali ini oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut mengkloning WA Koordinator Bidang Intel Kejati Sumut Yos A Tarigan, SH,MH.

Saat dikonfirmasi, Minggu (22/12/2024) Yos A Tarigan membenarkan kejadian tersebut. WA palsu atas nama mantan Kasi Penkum tersebut digunakan untuk melakukan pemerasan dan permintaan uang ke sejumlah orang di kawasan Labuhanbatu Utara. Atas kejadian ini, masyarakat diimbau untuk waspada.:



Koordinator Bidang Intelijen Kejati Sumut Yos A Tarigan menyampaikan bahwa belakangan ini banyak pengaduan dari masyarakat yang merasa menerima WA dari Koordinator Kejati Sumut dan meminta bantuan dalam bentuk uang.

"Menyikapi hal ini, kita menyampaikan bahwa nomor WA yang dimaksud adalah bukan milik Koordinator Kejati Sumut dan kiriman WA mengaku pejabat dari Kejati Sumut tersebut adalah palsu. Masyarakat perlu waspada apabila ada oknum yang mengaku pejabat dari Kejaksaan, terutama Kejati Sumut agar tidak langsung mempercayainya, dan segera melakukan konfirmasi langsung ke yang bersangkutan atau melalui hotline Kejati Sumut," paparnya.



Lebih lanjut Yos A Tarigan menyampaikan bahwa dengan adanya nomor WA palsu mengatasnamakan pejabat di Kejati Sumut akan dideteksi dan dilakukan analisa siapa yang menjadi pelakunya.

Mencatut nama pejabat merupakan cara atau modus untuk membuat pihak tertentu seperti kepala desa yakin atau terpengaruh. Sudah ada pengaduan dari beberapa elemen masyarakat termasuk LSM bahwa tindakan oknum tersebut sudah meresahkan.

"Kita selalu mengimbau masyarakat agar tidak langsung percaya dengan WA palsu yang mengaku pejabat dari Kejaksaan atau Kejati Sumut," tandasnya.

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru