MATATELINGA, Medan- Diduga karena curiga istri selingkuh, seorang pria berinisial RP (40) warga Jalan HM Yakub, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal memilih mengakhiri hidupnya dengan seutas tali di rumahnya, Senin (3/5/2021) pukul 7.00 WIB.
Menurut informasi yang dihimpun awak media dari lokasi kejadian bermula pada saat korban meminta istrinya agar celananya dijahitkan karena robek, agar bisa dipakai kembali keesokan harinya lagi.
Namun entah apa sebabnya, kedua suami-istri ini langsung terlibat pertengkaran, korban merasa cemburu sebab pernah melihat istrinya bersama seorang temannya pergi ke salah satu warung ayam penyet.
"Mungkin suaminya merasa curiga karena melihat istrinya pergi berboncengan dengan menggunakan sepeda motor bersama beberapa orang temanya ke warung ayam penyet. Setelah bertengkar istri korban memilih untuk mengunci diri didalam kamarnya. Itulah bang, tadi pagi sekira pukul 7.00 WIB, istrinya keluar dari kamar, saat itu ia melihat suaminya sudah dalam keadaan posisi leher tergantung dengan menggunakan tali ayunan, kaki kanan korban menyentuh lantai, kaki kiri menyangkut diatas kursi plastik, "ucap tetangga korban bernama Raju.
Lanjutnya lagi, usai melihat suaminya diduga bunuh diri, NP ( istri korban) memberitahukan kejadian ini pada kepala lingkungan sekitar bernama Abdul Rahman.
"Iya bang, saya dapat informasi dari warga, katanya ada yang bunuh diri, terus aku ke lokasi dan informasi ini aku teruskan pada Polsek Sunggal, selanjutnya jenazah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk keperluan autopsi," sebut kepala lingkungan.
Selanjutnya informasi adanya warga yang diduga bunuh diri itu diteruskan kepala lingkungan ke Polsek Sunggal yang tiba di lokasi dibawah pimpinan Iptu Subakir SH.
Tepat pukul 9.30 WIB, Tim INAFIS Polrestabes Medan tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa jenazah ke rumah sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk di Outopsi.
Informasi yang dihimpun di rumah sakit Bhayangkara Polda Sumut, kematian korban diduga kuat murni gantung diri karena ditemukan cairan sperma dicelana korban dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. ( mtc/ Suriyanto )