Senin, 19 Oktober 2026 WIB

Demonstran Dikantor Kajari Tanjung Balai Coba Bakar Diri

- Senin, 03 Juli 2023 23:32 WIB
Demonstran Dikantor Kajari Tanjung Balai Coba Bakar Diri
Mtc
Upaya Bakar diri : seorang massa aksi gabungan aktivis,menyiramkan Bensin berjenis pertalite  ke tubuhnya sendir
MATATELINGA, Tanjungbalai: Upaya membakar diri coba dilakukan salah seorang massa aksi gabungan aktivis saat berorasi dikantor Kejaksaan Negeri ( Kejari) Tanjung Balai. Senin,(3/7/2023).


Aksi itu buntut dari status WhatsApp Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanjung Balai, Andi Sahputra Sitepu, yang berisikan kalimat yang tidak pantas yang dinilai ditujukan kepada para aktivis kota tanjung balai.

Awalnya, demonstran berorasi diluar pagar dengan membakar ban. Tak lama, kemudian para pendemo masuk ke halaman kantor Adiyaksa itu untuk menyampaikan tuntutan mereka.


Seorang orator bernama Ahmad Rolel tiba-tiba ia mengambil sebotol bensin berjenis pertalite dan menyiramkan ke tubuhnya sendiri.


Setelah bensin diguyur ia berusaha mencari korek dari saku celananya.Beruntung rekan-rekan bisa mengendalikan Rolel dengan cekatan mereka mengambil air agar cair BBM di tubuh Rolel hilang.


Amarah massa aksi itu memuncak dikerenakan kepala Kejaksaan tak kunjung keluar untuk memberikan klarifikasi kepada pendemo.

Untuk meredam unjuk rasa yang semakin memanas, akhirnya Kejari Tanjung balai, Rupina Boru Ginting menemui pendemo dan memberikan klarifikasi.

[br]

Menurut nya bahwa status WhatsApp ( Kasi Intelijen) tidak bermaksud menghina aktivis, melainkan unek-unek pribadi. Rupina secara pribadi melakukan permohonan maaf atas sikap anggotanya itu.


"Yang bersangkutan sudah memberikan klarifikasi bahwa ia tidak ada sama sekali menyinggung teman-teman aktivis. Mengenai apa yang menjadi latar belakang itu adalah unek-unek dia pribadi dan tidak ada sama sekali untuk menyinggung teman aktivis," kata Rupina.

Untuk diketahui, Aksi unjuk rasa yang digelar aktivis kota tanjung balai dipicu dari status WhatsApp Kasi Intelijen, Andi Sahputra Sitepu yang dianggap menghina aktivis.


Dalam status WhatsApp nya, Andi mengupload gambar dengan latar belakang aksi unjukrasa di depan kantor Kejari Tanjung Balai.

"Entah siapa yang salah?? Dunia ini panggung sandiwara". Pada deskripsi di gambar status tersebut Andi juga menuliskan "Hari ini anjing, besok babi, lusa monyet, Akhirnya jadi taik"

Perbuatan kasi Intel itu juga telah dilaporkan ke Mapolres Tanjung Balai dalam dugaan pencemaran nama baik dan UU ITE.(Riki)
Editor
:
SHARE:
 
Komentar
 
Berita Terbaru