Rabu, 30 September 2026 WIB

Dianggap Ampuh Tangkal Corona, Permintaan Rempah-rempah di Medan Melonjak

- Rabu, 04 Maret 2020 13:15 WIB
Dianggap Ampuh Tangkal Corona, Permintaan Rempah-rempah di Medan Melonjak
Mtc/ist
Permintaan rempah-rempah di pasar tradisional Kota Medan mengalami peningkatan yang cukup besar. Tingginya permintaan ini lantaran rempah-rempah seperti ‎jahe, jahe merah, induk kunyit, serai, kencur dan temulawak secara tradisional dinilai mampu mena
MATATELINGA, Medan: Permintaan rempah-rempah di pasar tradisional Kota Medan mengalami peningkatan yang cukup besar. Tingginya permintaan ini lantaran rempah-rempah seperti ‎jahe, jahe merah, induk kunyit, serai, kencur dan temulawak secara tradisional dinilai mampu menangkal virus corona.

Akibat tingginya permintaan ini membuat harga rempah-rempah di Kota Medan mengalami kenaikan.

"Dibandingkan dengan sebelumnya permintaan rempah-rempah naik hingga tiga kali lipat hari ini," ungkap salah satu pedagang rempah di Pasar Petisah, Medan, A Pasaribu kepada wartawan, Rabu (4/3).

Pasaribu mengatakan meski permintaan melonjak tanjam. Pasokan rempah-rempah aman untuk melayani pembelian bagi masyarakat untuk dijadikan olahan minuman ‎untuk menangkal dini terserang wabah virus corona tersebut.

"Untuk permintaan pembeli banyak yang membeli jahe, jahe merah, induk kunyit, serai, kencur dan temulawak. Katanya untuk menangkal corona ini, jadi untuk menjaga stamina tubuh.," kata Pasaribu.

[br]

Ia mengungkapkan untuk penjualan sebelum ada virus corona di tanah air transaksi rempah-rempah ‎per hari hanya menjual 20 kilogram. Namun, mampu menjual hingga 60 kilogram. Angka tersebut, melonjak tiga kali lipat.

"Permintaan ini naik mulai hari ini. Saya sampai ambil barang dua kali ke pemasok," jelas Pasaribu.

Berdasarkan data penjualan di Pasar Petisah Medan, untuk ‎harga jahe merah biasanya Rp 30 ribuan per kilogram, hari ini sudah Rp 45 ribu pernkilogram. Lalu temulawak biasanya di bawah Rp 20 ribuan per kilogramnya, hari ini sudah Rp 25 ribu per kilogram. 

"Selain itu jahe kira jual seharga Rp 30 ribu, induk kunyit Rp 30 ribu, kencur Rp 30 ribu, dan serai Rp 7 ribu. Banyak yang memanfaatkan untuk dijadikan jamu. Cara mengolahnya cukup direbus saja, nanti airnya diminum," jelasnya.

Ia menambahkan pasokan rempah-rempah ini, didistribusikan melalui Pusat Pasar Kota Medan. Dengan permintaan yang besar oleh masyarakat ada kekhawatiran pedagang akan menjadi langkah.

"Tapi kalau permintaannya begini terus, bisa jadi sudah langka ini dan harga terus naik," pungkasnya. (mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru