Jumat, 25 September 2026 WIB

Bantu Revitalisasi Pendidikan Vokasi, PTAR Fasilitasi UT Kerjasama dengan SMK

- Jumat, 21 Februari 2020 18:15 WIB
Bantu Revitalisasi Pendidikan Vokasi, PTAR Fasilitasi UT Kerjasama dengan SMK
Mtc/ist
PT Agincourt Resources (PTAR), selaku pengelola Tambang Emas Martabe memfasilitasi induk usahanya, PT United Tractors, Tbk (UT), untuk menandatangani MoU dengan SMKN 2 Batangtoru dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMKN 2 Batangtoru.
MATATELINGA, Medan: PT Agincourt Resources (PTAR), selaku pengelola Tambang Emas Martabe memfasilitasi induk usahanya, PT United Tractors, Tbk (UT), untuk  menandatangani MoU dengan SMKN 2 Batangtoru dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMKN 2 Batangtoru.  


Direktur Operasional PT Agincourt Resources, Darryn McClelland mengungkapkan revitalisasi pendidikan   vokasi  ini dimaksudkan untuk menyiapkan tenaga kerja berdaya saing, terampil, bermutu, serta relevan dengan tuntutan dunia kerja. Targetnya, Indonesia dapat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor tujuh dunia pada 2030.

“Untuk mendukung program pemerintah tersebut, PTAR bersama dengan UT melalui program Sekolah Binaan United Tractors (SOBAT) turut mengambil bagian dengan menargetkan SMKN 2 Batangtoru khususnya untuk Kejuruan Teknik Alat Berat sebagai sekolah binaan untuk mencapai pemenuhan target dan tujuan revitalisasi SMK yang Link and Match dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) sesuai dengan yang diamanahkan oleh pemerintah,” kata Darryn, Jumat (21/2/2020).


SOBAT, jelas dia, merupakan program yang digagas oleh United Tractors untuk membantu pendidikan teknik di Sekolah Menengah Kejuruan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas para murid, guru seraya mempersiapkan transformasi sekolah-sekolah agar dapat bersaing dalam Dunia Usaha dan Dunia Industri.

[br]

Menurut Darryn, UT dan PTAR akan berkolaborasi dalam pengembangan program pendidikan ini, di mana UT akan fokus pada pengembangan software dan brainware, sementara PTAR akan fokus pada pembinaan dan hardware.

"Tentunya program ini akan berjalan dengan baik jika didukung oleh para pihak terkait dan komitmen sekolah. Dan melalui penandatanganans MoU ini, diharapkan sinergi program ini akan segera terwujud," ungkap Darryn.

Beberapa program penting yang akan dilakukan dari MoU ini diantaranya, Pendampingan dan Penguatan Sinkronisasi Kurikulum yang Link and Match dengan DU/DI, pengembangan Teaching Factory, konsep pembelajaran di SMK berbasiskan produksi barang atau jasa yang mengacu pada standar serta prosedur dunia industri. 

Selanjutnya ada program pendampingan  guru dan siswa melalui pelatihan dan pembelajaran di kelas oleh guru tamu dari UT dan PTAR, Praktek Kerja Industri oleh siswa dan program magang guru serta pelaksanaan uji sertifikasi siswa dan guru, serta pengembangan dan penguatan sarana dan prasarana penunjang kejuruan teknik alat berat. 

Selain itu ada beberapa program lainnya yang akan dilakukan dalam rangka menunjang program peningkatan mutu pendidikan tersebut. (mtc/amel)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru