Jumat, 24 Juli 2026 WIB

GPII Sumut Apresiasi Kinerja Kapolres Simalungun Tangani Kasus Judi

- Senin, 02 Desember 2019 16:50 WIB
GPII Sumut Apresiasi Kinerja Kapolres Simalungun Tangani Kasus Judi
Mtc/ist
Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Sumatera Utara, mengapresiasi kinerja dari Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusungguh atas pencapaiannya dalam tiga bulan terakhir memberantas kasus judi yang merupakan penyakit masyarakat.
MATATELINGA, Simalungun: Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Sumatera Utara, mengapresiasi kinerja dari Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusungguh atas pencapaiannya dalam tiga bulan terakhir memberantas kasus judi yang merupakan penyakit masyarakat.





[adx]

Apresiasi ini diberikan  dimana Dalam 3 bulan terakhir, Polres Simalungun berhasil menangani 18 kasus judi  yang sebelumnya marak dan meresahkan warga di Kabupaten Simalungun.

Ketua GPII Sumut Wahyu Hardianto, Senin (2/12/2019) Kepada wartawan mengungkapkan apresiasi terhadap kinerja dari Polres Simalungun yang sudah bekerja secara baik untuk memberantas penyakit masyarakat tersebut yakni Judi.

"Walaupun Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusungguh baru menjabat sebagai Kapolres Simalungun namun kinerjanya langsung ada dengan mengamankan beberapa orang yang terlibat dalam kasus perjudian," ucapnya.

Wahyu Hardianto juga mengatakan, perjudian adalah penyakit yang meresahkan masyarakat, sehingga hal ini harus segera diberantas  oleh pihak Kepolisian.

[adx]





"Agama manapun pasti melarang perjudian, karena judi itu haram hukumnya, makanya kita tetap berharap kepada Polres Simalungun agar tetap konsisten memberantas judi di Simalungun,"imbuhnya.

Namun, Wahyu Hardianto berharap agar Kapolres Simalungun turut menangkap Bandar judi yang dianggapnya sebagai biangkerok penyakit masyarakat tersebut.

"Kita juga minta kepada Kapolres Simalungun memberantas kasus judi ini sampai ke akar-akarnya dan  menangkap bandarnya, karena merupakan biang keroknya, jika Bandar sudah tertangkap otomatis judi itu semakin kecil, dan lambat laun akan menghilang,"pungkasnya.

Namun, Wahyu berkeyakinan kinerja kapolres Simalungun yang mengedepankan pendekatan langsung ke warga ini akan menimbulkan kesadaran  warga untuk tidak ikut melakukan praktek perjudian,  Apalagi dengan banyaknya  penangkapan para pemain judi, sehingga ada efek jerah terhadap yg lain. (mtc/josua)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru