Rabu, 07 Oktober 2026 WIB

Sudah 9.421 Ekor Babi yang Mati di Sumut Akibat Virus Hog Cholera

- Selasa, 19 November 2019 11:33 WIB
Sudah 9.421 Ekor Babi yang Mati di Sumut Akibat Virus Hog Cholera
mtc/ist
MATATELINGA, Medan: Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyebutkan sudah 9.421 ekor babi yang mati di Sumut akibat virus hog cholera. Saat ini tim Kementerian Pertanian sudah turun melakukan pengecekan.

"Jumlah yang mati sampai hari ini 9.421 ekor," kata Edy kepada wartawan, Senin (19/11) sore.

Jumlah itu terhitung sejak merebaknya virus itu pada akhir September 2019. Sebarannya berada di  12 kabupaten/kota di Sumut yakni Kabupaten Dairi, Humbang Hasundutan, DeliSerdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara,
Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Samosir, Simalungun dan Pakpak Bharat.

Lanjut Edy, nantinya tim Kementerian Pertanian  akan menentukan, bagaimana penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan pemusnahan ternak.

"Timnya baru turun, datang kemari. Hasilnya akan dibawa. Tapi konsekuensinya ini begini, begitu dia benar menyatakan virus tak bisa diatasi, berarti dimusnahkan semua hewan itu," katanya.

Edy juga mengaku geram dengan para peternak babi yang justru membuang bangkai itu secara
sembarangan. Ada yang dibuang ke sungai, hutan dan bahkan di jalanan Kota Medan. Dengan situasi ini, Edy menyatakan pihaknya terpaksa akan bertindak
tegas pakai jalur hukum. 

"Saya terpaksa akan tegas, pakai jalur hukum. Sebenarnya kasihan juga ya. Sudah dia binatangnya mati, dihukum lagi. Tapi bukan karena binatangnya, karena kelakuan membuangnya itu. Itu kan membuat orang tidak nyaman," pungkas Edy. (mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru