Matatelinga - Belawan, Pipa untuk menyalurkan BBM minyak
Hitam dari kapal ditengah laut dari Lampu I yang pipanya dipasang disepanjang
Jalan Raya Pelabuhan Belawan Selasa (11/3/ 2014) di Bor OTK mengakibatkan puluhan ton BBM tersebut tumpah
dan menggenangi kolam yang ada ditempat terebut.
Warga yang mengetahui adanya BBM tumpah didalam kolam
langsung berbondong bondang datang membawa berbagai macam tepat seperti Tong ,
ember plastik, Drum dan palstik warna putih ukuran 50 Kg untuk tempat BBM
tersebut . Kemudian BBM yang telah diisi kedalam trum dan tong tersebut dibawa
pergi menggun akan mobil Pic Up , betor dan sepeda motor yang telah
dipersiapkan sebelumnya .
Menurut keterangan warga setempat , Borjun ( 30) dia bersama
suaminya sekitar pukul 07.00 melintas dari tempat tersebut mau pergi kepajak
pagi Belawan . Ketika menuju ke kota Belawan ditengah Jalan Raya Pelabuhan
Belawan ada tumpahan minyak dan setelah
ditelusuri ternyata minya yang tumpah tersebut asalnya dari pareta milik PT
Pertamina .
Akhirnya Borjun tidak meneruskan perjalanannya kepajak
Belawan melainkan dia bersama suaminya langsung pulang mengambil 5 drum plastik
bersama timba . Setibanya ditempat kedua pasangan suami istri ini langsung
menimba minyak tersebut dari dalam paret dan akhirnya mereka mendapat 5 drum
BBM dlam tempo 30 menit .
Kemudian BBM tersebut dibawanya pulang dan diketahui oleh
tetangganya dan para tetangga yang tau adanya tumpahan BBM langsung beramai
ramai mendatangi lokasi dan ikut menimba BBM milik PT Pertamina yang tidak
dijaga tersebut .
Dilokasi pipa yang bocor tersebut tidak terlihat adanya
petugas dari PT Pertamina maupun [petugas dari aparat Kepolisian , padahal
kejadian tersebut sekitar 50 meter dari kantor Polres Pelabuhan Belawan .
Hingga siang sekitar pukul 11.30 wib petugas dari PT
Pertamina dan petugas dari Kepolisian tidak yang datang kelokasi , sementara
BBM yang jumlahnya pulhan ton tersebut sudah bersih ditimba warga menggunakan
ember dan kain .
Kejadian pengeboran pipa milik PT Pertamina ini sudah yang
kesekian kalinya terjadi dan para pelakunya tidak ada yang ditangkap oleh PT
Pertamina maupun petugas Polisi .
Pengeboran pipa milik PT Pertamina ini diduga adanya kerja
samanya antara petugas dan pencuri , karena setiap ada kapal ditengah laut yang
menyalurkan BBMnya ke Tanki Timbun PT Pertamina dikawasan Medan Labuhan , pipa
tersebut setiap 1 jam sekali sering dikontrol oleh petugas Securiti PT
Pertamina .
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aswin Sipayung SH MH
ketika dikonpirmasi wartawan mengaku tidak tau ada pipa milik PT Pertamina yang
dibor otk . Setelah menerima inpormasi ini dari wartawan maka Kapolres langsung
memerintahkan anggota untuk mengecek kejadian pemboran pipa PT Pertamnia
tersebut