Jumat, 25 September 2026 WIB

Masyarakat Sidotani dan Managemen Kebun Gunung Bayu Lakukan Mediasi Terkait Matinya Ternak Warga

- Selasa, 08 Januari 2019 14:45 WIB
Masyarakat Sidotani dan Managemen Kebun Gunung Bayu Lakukan Mediasi Terkait Matinya Ternak Warga
Matatelinga
Bertempat Di Balai Nagori Sidotani selasa (8/1/2019) warga Beserta jajaran Managemen Kebun Gunung Bayu berkumpul dan melakukan musyawarah untuk membahas permasalahan yang timbul kepermukaan yaitu matinya Ternak Sapi Warga diareal Afd 2 Kebun gunung bayu,
MATATELINGA, Perdagangan: Bertempat Di Balai Nagori Sidotani selasa (8/1/2019) warga Beserta jajaran Managemen Kebun Gunung Bayu berkumpul dan melakukan musyawarah untuk membahas permasalahan yang timbul kepermukaan yaitu matinya Ternak Sapi Warga diareal Afd 2 Kebun gunung bayu, yang diduga kuat ternaknya makan racun diareal tersebut.


"Dalam musyawarah tersebut masyarakat sidotani yang diwakili Pemerintah desa Dan tokoh Masyarakat mengajukan enam poin tuntutan diantaranya, kematian ternak akibat makan racun jangan sampai terulang lagi sebab kejadian seperti ini sudah yang ketiga kalinya dan meminta kepada pihak perkebunan untuk mengusut kasus ini apakah ada unsur ketersengajaan oleh oknum - oknum  tertentu, sebut Kariman yang mewakili masyarakat yang juga seorang Manager disalah satu Perkebunan swasta."

Tambahnya, "begitu juga dengan palang pos afdiling agar jangan terlalu cepat ditutup berhubung warga yang memiliki ternak mengarit rumput hingga soreh hari, perawatan jalan, CSR, lapangan Kerja, dan Sikap Assisten Afdiling 2 yang dianggap warga sangat arogan dan tidak bermasyarakat." Pintanya.


"Terkait dengan matinya Lembu warga Manager Gunung Bayu Ir Darwis Damanik mengatakan akan menyelidiki kasus tersebut dan akan menindak tegas karyawannya apabila memang ditemukan ada oknum - oknum yang secara sengaja untuk meracuni ternak tesebut dan ia menegaskan memang tidak ada aturan yang memperbolehkan ternak masuk ketanaman - tanaman tersebut sementara untuk poin - poin yang lain seperti CSR bisa diajukan melalui proposal." Tuturnya.

Ia menambahnkan, "Khusus terkait mengenai prilaku asistenya yang dinilai warga sangat arogan ia berjanji akan memberi peringatan sebuah teguran tegasa terhadapnya." Tegasnya.

Pertemuan tersebut diikuti oleh ratusan warga dan berlangsung aman dan kondusif.

(Mtc/sim)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru