Matatelinga - Simalungun, Dalam pelaksanaan Musrenbang yang telah dilakukan di Nagori tentu telah menampung berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, oleh karenanya diharapkan dalam forum SKPD ini masukan-masukan yang telah diperoleh dari hasil musrenbang nagori/kelurahan agar benar-benar menjadi skala perioritas dalam pembahasannya terutama masalah insfrastruktur jalan, sehingga masuk nantinya dalam musrenbang Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Hal itu disampaikan oleh Bupati Simalungun DR Jopinus Ramli (JR) Saragih SH MM dihadapan peserta forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Rabu 05/03/2014. Kepada semua pihak, Bupati berharap dapat mendukung apa yang telah digariskan dalam musrenbang kabupaten nantinya.
Dalam kesempatan itu Bupati juga mengajak kepada seluruh peserta dan aparatur penyelenggara pemerintah di Kabupaten Simalungun agar bersama-sama dan bersinergi dalam melaksankaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kebersamaan aparatur penyelenggara pemerintahan dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat harus dilakukan, apalagi jaminan kesehatan dan keselamatan kerja telah diberikan melalui BPJS. Mari kita bekerjasama dan menyampaikan yang terbaik kepada masyarakat,”kata Bupati.
Terkait dengan administrasi kependudukan diantaranya pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), penerbitan akte lahir dan akte perkawinan, Bupati mengatakan bahwa hal itu telah di gartiskan dalam pengurusannya. “Hal ini harus kita dukung dan kepada aparatur Pemkab Simalungun harus berberan aktif, dalam rangka percepatan pelayanan kepada masyarakat,”ujar Bupati.
Selain itu, Bupati menyampaikan pada tahun 2014 Pemkab Simalungun telah memprogram 20000 beasiswa bagi anak sekolah dari kelurga yang tidak mampu, baik SD, SMP, SMA/SMK dan sampai keperkulihannya. Disamping itu, Pemkab juga telah meningkatkan kesejahteraan bagi aparatur penyelenggara pemerintah. “Saya datang berupaya untuk mengantar Simalungun beserta aparatur pemerintah dan masyarakat agar lebih baik dimasa yang akan datang,”ungkapnya
Sebelumnya, Kepala Bappeda Drs Wilson Sinanihuruk, menyampaikan bahwa, Forum SKPD tersebut dilaksanakan selama 3 hari, mulai 5 s/d 7 Maret 2014 dan diikuti perwakilan dari setiap kecamatan se-Kabupaten Simalungun sebanyak 3 orang. Setiap peserta akan mengikuti forum bidang insfrastruktur, sumber daya alam dan sosial budaya, dengan nara sumber adalah para Staf Ahli Bupati serta Anggota DPRD yang mewakili komisi sesuai dengan mitra kerja masing-masing dan dari SKPD yang memaparkan tentang rencana kerja tahun anggaran 2015.
Forum ini bertujuan untuk membahas skala perioritas pembangunan untuk tahun angggaran 2015. “Ini merupakan lanjutan dari Musrenbang Nagori/Kelurahan yang dilaksanakan pada tanggal 27 Januari s/d 11 Februari 2014 dan Musrenbang Kecamatan tanggal 18 s/d 26 Februari 2014 yang lalu dan direncanakan akan dilanjutkan dengan Musrenbang RKPD pada minggu ke III bulan ini (Maret 2014) di Pamatang Raya,”ujar Wilson.
Para Camat berperan aktif. Dengan tidak adanya pabrik dikhawatirkan dapat menimbulkan kerawanan-kerawanan social bagi masyarakat. Oleh karena itu diharapkan kepada para camat untuk berberanaktif memberikan pembinaan karena camat adalah perpanjangan tangan pemerintah daerah.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya, Staf Ahli Bupati Bidang pemerintahan Drs Jan Sardion Purba, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Drs Zannas Malau, sekretaris Dinas Sosial Ubahman Sinaga, Kasatpol PP PM Damanik, Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Mixnon Andreas Simamora SIP, Kabag Humas Pimpinan dan Keprotokolan Daseartawaty Purba SSTP.
(Adm)