Jumat, 25 September 2026 WIB

Tiga Pasangan ini Dipastikan Maju Cagub dan Cawagub yang Maju di Pilgubsu 2018

- Rabu, 10 Januari 2018 12:33 WIB
Tiga Pasangan ini Dipastikan Maju Cagub dan Cawagub yang Maju di Pilgubsu 2018
Ilustrasi Internet
Sukseskan Pilkada Serentak 27 Juni 2018
MATATELINGA, Medan : Setelah resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah Sumatera Utara (KPUD Sumut), pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (ERAMAS) dengan partai pengusung Gerindra, PKS, PAN, Golkar dan Partai NasDem. Kabar terbaru partai Hanura juga akan merapat ke pasangan ERAMAS, tapi pengumuman resmi terkait hal ini belum final. Pasangan lain yang hari ini, Rabu (10/1/2018) akan mendaftar ke KPU Sumut adalah pasangan JR Saragih- Ance Selian diusung partai Demokrat, PKB dan PKPI. Kemudian pasangan Djarot Syaiful Hidayat dengan Sihar P Sitorus yang diusung PDI Perjuangan dan PPP.

Apabila tiga pasangan ini benar-bena sudah memenuhi persyaratan untuk maju dan sudah resmi mendaftar ke KPU Sumut, dipastikan tiga pasangan ini yang akan maju pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara tanggal 27 Juni 2018 nanti.


Terlepas dari prediksi 'ngawur' bisa jadi pasangan yang maju tetap 3 pasang tapi orangnya berbeda. Semua hal bisa berubah dalam hitungan detik, yang pasti dengan jumlah dukungan yang sah dan koalisi partai politik, akan ada 3 pasangan cagub dan cawagub yang maju di Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur 2018. 

Dari perbincangan dengan warga masyarakat di beberapa daerah, agenda Pemilihan Kepala Daerah di Sumatera Utara ada 9 termasuk pemilihan gubernur tidak membuat warga masyarakat heboh atau bertanya-tanya siapa yang akan mereka pilih.


Lizar (35) warga Mandailing Natal menyampaikan bahwa pemilihan gubernur baginya adalah hal yang biasa. Siapa pun nantinya pasangan calon yang maju, harapan kita ke depan adalah bisa membawa perubahan bagi kesejahteraan hidup masyarakat Sumut.

"Sarana transportasi di kampung kami menuju Desa Simanondong, Kecamatan Panyabungan Utara sudah lama terputus. Perhatian pemerintah untuk segera memperbaiki jembatan ini masih sangat dinantikan warga masyarakat yang tinggal di sekitarnya," kata Lizar.

Selama ini, lanjutnya setelah jembatan rusak (rambin-red) banyak warga masyarakat yang ingin menyeberang terpaksa beralih ke jalan lain tepatnya lewat jembatan yang ada di Jambur Padang Matinggi. Jembatan di kawasan ini bisa dilalui kendaraan roda dua, roda tiga dan roda empat.


"Kalau jembatan [enghubung antara Desa Kampung Baru dengan Simanondong bisa terealisasi, diharapkan dapat memotong biaya-biaya yang seharusnya tidak perlu dikeluarkan oleh masyarakat untuk memasarkan hasil usaha kebun atau pertaniannya," tandasnya.

Sama halnya dengan Lubis (54) yang tinggal di Tolang Julu Kecamatan Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan. Mendapat kabar akan ada 3 pasangan calon yang maju pada Pilgubsu 2018 ia hanya tersenyum dan menyampaikan opininya.


"Bagi saya siapa pun nantinya gubernur yang terpilih, harus benar-benar menjalankan program dan janji politiknya. Kalau sama saja dengan yang sebelum-sebelumnya, mau sampai kapan kita hidup begini-begini terus? Pembangunan di Sumut harus benar merata terutama dalam pembangunan sarana transportasi seperti jalan dan jembatan yang sangat mendesak mendapat perhatian dari Pemerintah," katanya.


Lubis menyampaikan bahwa jalan lintas Medan-Parapat sudah sangat bagus karena sudah dibangun jalan tol. Hanya saja, jangan sampai melupakan jalan nasional lainnya seperti Jalan dari Parapat menuju Tobasa, Taput, Tapsel dan Madina masih banyak jalan yang rusak dan berlubang.

"Harapan kita ke depan, siapa pun yang nantinya terpilih jangan hanya janji-janji saja tapi tidak ada realisasinya," pungkasnya.

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru