Matatelinga - Medan, Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho, ST, MSi berharap
BPKP Sumut terus memberikan arahan dan bimbingan mengenai tata
kelola pemerintahan yang baik dan benar terutama dalam hal pengelolaan
keuangan. Sehingga Pemprov, Pemkab dan Pemko di Sumatera Utara dapat meraih opini WTP dari BPK RI.
Harapan ini diungkapkan Gubernur Sumatera Utara pada acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Perwakilan
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara
dari Drs Bonny Anang Dwijanto kepada Mulyana Ak, di Ruang
Martabe Kantor Gubsu, Medan, Rabu (5/2/2014).
Gubsu
menambahkan, BPKP memiliki peran yang sangat strategis, sebab
penyelenggaraan pemerintahan saat ini menghadapi tantangan yang
berat seiring dengan semakin kuatnya tuntutan reformasi
ditambah lagi semakin kritisnya masyarakat dewasa ini.
"Semoga pergantian pimpinan perwakilan BPKP Sumut kali ini tetap terus
dapat meningkatkan kerjasama yang telah terjalin baik dan saya optimis
hal tersebut tetap terwujud," kata Gubsu.
Sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 23 tahun 2011
yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan wewenang serta kedudukan
Gubernur sebagi wakil pemerintah pusat di provinsi. Pada pasal 4 ayat (1)
huruf I disebutkan bahwa gubernur sebagai wakil pemerintah memiliki
wewenang melantik kepala intansi vertikal dari kementerian dan lembaga
pemerintah non kementerian yang ditugaskan di wilayah provinsi yang
bersangkutan.
"Untuk melaksanakan amanat peraturan pemerintah tersebut selaku Gubernur
Sumatera Utara pada hari ini saya telah melantik kepala perwakilan BPKP
provinsi Sumut yang baru," ujarnya.
Dalam sambutannya, Gubsu tak lupa mengucapkan terimakasih sebesar
besarnya kepada kepala perwakilan BPKP provinsi Sumut yang lama yakni
Drs Bonny Anang Dwijanto yang telah mengabdikan diri untul kemajuan
masyarakat sumut terutama dalam hal pengawasan dan pembinaan pengelolan
penyenggaraan pemerintahan di Provinsi Sumut.
Menurut Gubsu, di masa kepemimpinan Bonny Anang Dwijanto telah terjalin kerjasama yang sangat baik
antara perwakilan BPKP Sumut dengan pemerintah Provinsi Sumut dan juga
dengan pemerintah daerah kabupaten dan kota. Terbukti dengan adanya
MoU BPKP RI dengan pemerintah Provinsi Sumut tahun 2012 dalam hal
pengembangan manajemen pemerintah Sumut dalam mewujudkan pengelolaan
keuangan yang lebih baik. Selain dengan provinsi, serta MoU serupa dilaksanakan BPKP perwakilan Sumut dengan
pemerintah kabupatan dan kota di Sumut dalam hal yang sama.
Kemudian Gubsu juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas
kepada kepala Perwakilan BPKP provinsi Sumut yang baru yakni Mulyana Ak,
semoga kedepan hubungan kerjasama yang telah terjalin dengan baik
antara perwakilan BPKP Sumut dengan pemerintah provinsi Sumut juga
pemerintah kabupaten dan kota se-sumut dapat lebih ditingkatkan lagi.
"Dengan begitu harapan kita bersama dalam penyelenggaran pemerintahan
yang baik dan bersih (good and clean governance) di Sumut dapat
terwujud," katanya.
Kepala BPKP Provinsi Sumut Mulyana Ak mengatakan BPKP melakukan fungsi
dan tugasnya membantu pemerintah daerah dalam hal pengelolaan
keuangan daerah. BPKP lanjutnya akan mendukung dengan penyediaan tenaga teknis termasuk menyediakan aplikasi sistem.
Di beberapa pemda juga telah menerapkan sistem keuangan daerah dari
BPKP
yang akan terus didorong ke semua pemda. Apalagi mulai 1 Januari 2015
mendatang pemerintah akan menerapkan Standar Akuntansi Pemerintahan
(SAP)
Berbasis Akrual untuk pencatatan pengelolaan keuangan di seluruh
instansi.
"Tentu kita akan bekerjasama dengan seluruh pengelola
keuangan di
pemerintah daerah khususnya di provinsi dn kabupaten/kota. Supaya
bagaimana
kedepan lebih akuntabe,l baik dan memperolah WTP," beber Mulyana yang
berkeinginan mendorong pemerintah daerah termasuk sekda maupun bupati
dan walikota juga level eselon II agar punya komitmen sama untuk
mengelola keuangan sesuai standart yang ditetapkan.
Hadir dalam sertijab tersebut Sekretaris Utama BPKP RI Meidyah Indreswari SE Ak MSc
Phd, Pangdam I/BB, Wakajati Sumut, Ketua Pengadilan Tinggi Sumut,
Pangkosek Hanudnas III Medan, mewakili Danlantamal I Belawan, Plt
Walikota Medan, Bupati Sergai, Wakil Bupati Dairi, para staf ahli,
Asisten dan Pimpinan SKPD Provinsi Sumut.
(Adm)