Rabu, 24 Juni 2026 WIB
Polsek Binjai Kota Tutupi Identitas Pelaku

Adik Wartawan Dipukuli 3 Oknum Polisi Polres Binjai

Admin - Rabu, 05 Februari 2014 15:17 WIB
Adik Wartawan Dipukuli 3 Oknum Polisi Polres Binjai
Matatelinga - Binjai, Tiga oknum polisi yang diduga bertugas di jajaran Polres Binjai melakukan pemukulan terhadap seorang remaja, Yogi (19) warga Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, yang merupakan adik seorang wartawan yang bertugas di Metro Tv, Hendra Mulya.

Peristiwa ini berawal, Minggu dini hari sekitar pukul 1:00 Wib, saat itu porsonil Polsek Binjai Kota melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku perampokan di kawasan Rambung, Kecamatan Binjai Selatan.

Saat penangkapan, Yogi (korban pemukulan-red) bersama ke dua temannya, Akbar dan Yusuf berada dilokasi kejadian. Kemudian, porsonil Polsek Binjai Kota yang melakukan penangkapan mengajak Yogi Cs untuk menjadi saksi dalam penangkapan tersebut.
Karena ingin berniat baik, Yogi Cs menuruti permintaan porsonil Polsek Binjai Kota untuk menjadi saksi dan ikut ke Polsek.

Saat menunggu di Polsek Binjai Kota, tiba-tiba datang 6 orang berpakaian pereman yang di duga oknum polisi yang bertugas di Polres Binjai mengendarai mobil Honda Jazz, Nomor Polisi BK 4 ME.

Saat itu Yogi Cs sedang bercanda dan tertawa, salah seorang porsonil yang tak senang dengan tertawaan Yogi Cs kemudian memaki dan memukuli korban di Polsek Binjai Kota, dua kawan pelaku yang melihat ikut serta menghujamkan pukulan ke wajah, perut dan pundak korban.

"Mereka datang 6 orang bang, mengendarai mobil Honda Jazz BK 4 ME. Tapi 3 orang yang mukuli aku bang, kata orang Polsek Binjai Kota, mereka (pelaku-red) polisi yang bertugas di Polres" jelas Yogi.

Menurut korban, ciri-ciri ke tiga pelaku, tinggi, gigi agak tonggos kulit agak putih rambut agak panjang dan hidung mancung. Sementara yang dua pelaku berciri-ciri putih badan kurus, agak pendek dan satunya lagi gemuk, pendek, hitam, rambut agak cepak.

"Aku masih ingat betul ciri-ciri yang mukuli aku bang, kok niat aku membantu jadi saksi penangkapan perampokan, kok aku pula yang di pukuli," terang Yogi.

Selasa malam, (04/02/14), korban bersama keluarganya kembali mendatangi Polsek Binjai Kota untuk menanyai kembali peristiwa yang menimpa korban, namun pihak Polsek Binjai Kota sepertinya menutupi identitas pelaku pemukulan tersebut.

"Saat ditanyai identitas pelaku, mereka hanya bilang kalau pelaku bertugas di Polres Binjai, tapi mereka beralasan tidak tau siapa identitas pelaku," ungkap Yogi.

Menurut Hendra, abang korban, mustahil kalau porsonil Polsek Binjai Kota yang piket pada saat malam peristiwa itu tidak mengetahui identitas ke tiga porsonil Polres Binjai yang melakukan pemukulan tersebut.

"Tidak mungkin mereka tidak tahu identitas pelaku. Aku tau, mereka sengaja menutupinya karena sesama polisi, memang ga mungkin jeruk makan jeruk, tapi tidak seharusnya polisi yang mengayomi masyarakat bertindak arogan," pungkas Hendra.

Bila pelaku memiliki itikat baik, lanjut Hendra, seharusnya dia menjumpai korban untuk meminta maaf atas perbuatannya kepada korban. Jika tidak, kami akan melaporkan pelaku dengan pasal 351 sub 352 tentang penganiayaan ringan dan perbuatan tidak menyenangkan.

Hingga kini, kasus tersebut masih terus diperpanjang pihak keluarga korban. Korban ingin pelaku segera meminta maaf atas tindakan arogansi yang dilakukan 3 oknum yang di duga  polisi bertugas di Polres Binjai.


SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru