Kamis, 22 Oktober 2026 WIB

Polda Sumut Masih Selidiki Dua Pemuda Terduga Jaringan ISIS di Labuhanbatu

- Minggu, 22 Oktober 2017 14:39 WIB
Polda Sumut  Masih Selidiki Dua Pemuda Terduga  Jaringan ISIS di Labuhanbatu
Mtc/zul
Polres Labuhanbatu dikabarkan mengamankan dua pelaku yang diduga terlibat jaringan ISIS sekitar pukul 19.30 WIB, Jumat (20/10) lalu.

MATATELINGA, Medan: Polres Labuhanbatu dikabarkan mengamankan dua pelaku yang diduga terlibat jaringan ISIS sekitar pukul 19.30 WIB, Jumat (20/10) lalu.

Informasi yang didapat oleh Matatelinga, penangkapan kedua pendukung ISIS bermula ketika terjaringnya inisial AK (28) oleh polisi lalu lintas Polres Labuhanbatu, kemarin malam.

Saat hendak diminta surat-surat kelengkapan berkendara, AK yang disebut-sebut warga dari Riau ini gelagapan dan tak mampu menunjukkannya.

Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw menjelaskan saat ini kedua pendukung ISIS masih dalam pengembangan di Polda Sumut. 

Ditambahkan Paulus, pada saat berlalu lintas, AK sempat melakukan perlawanan dengan sebuah kata - kata, bahwa mereka adalah bagian dari kelompok ISIS kepada petugas Satuan Lalulintas Polres Labuhanbatu. 

Lalu mereka diamankan di Polres Labuhanbatu, kurang lebih dari 2 orang. Dan Polres Labuhanbatu langsung berkoordinasi kepada Satuan Gegana Anti Jibom dan Intel Polda Sumut dan keduanya sudah diamankan di Polda Sumut. 

Saat ini, Polda Sumut masih melakukan pengembangan. Karena mereka adalah pemerhati ISIS,"terang orang nomor satu di Polda Sumut, Sabtu (21/10) kemarin.

Irjen Pol Paulus Waterpauw, Polda Sumut melakukan upaya - upaya antisipasi dan menambah pengamanan di setiap perbatasan Malaysia - Sumut dan Singapura - Sumut.

Ya, ada dua orang yang kita amankan kemarin malam," kata Kasat Reskrim Polsek Labuhanbatu AKP Fathir melalui via seluler, Minggu (22/10).

Karena tak mampu menunjukkan surat-surat, AK pada malam itu harus diinterogasi polisi. Tak lama kemudian, FG (27) warga Sigambal Labuhanbatu, rekan AK datang menemuinya dengan tujuan meminta agar polisi melepas AK. Namun permintaan tersebut urung dikabulkan.

Karena sudah menaruh rasa curiga, terjaringnya AK saat razia oleh polisi dan kian berbuntut panjang.

Dikabarkan sebuah rumah di Jalan lintas Sumatera - Pardamean, Sigambal Labuhanbatu digeledah polisi. Rumah bercat hijau Nomor 99, itu dihuni warga bernama Edi bersama keluarganya yang berprofesi sebagai tukang kunci.

Sekarang keduanya sudah dibawa ke Polda Sumut untuk pemeriksaan lanjutan. Sudah ya, enggak bisa saya jelaskan lebih lanjut. Saya sedang ada giat ini,"ucap AKP Fathir.

(Mtc/aries)


Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru