Selasa, 20 Oktober 2026 WIB

Marahi Polantas, Dua Pemuda di Labuhanbatu Ini Ngaku Simpatisan ISIS

- Sabtu, 21 Oktober 2017 12:00 WIB
Marahi Polantas, Dua Pemuda di Labuhanbatu Ini Ngaku Simpatisan ISIS
mtc/zul
Dua orang pemuda yang diduga bagian dari pendukung ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) diamankan personil Polres Labuhanbatu, Jumat (20/10/2017) kemarin siang. Keduanya mengaku merupakan pendukung ISIS di Kabupaten Labuhanbatu.
MATATELINGA, Labuhanbatu : Dua orang pemuda  yang diduga bagian dari pendukung ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) diamankan personil Polres Labuhanbatu, Jumat (20/10/2017) kemarin siang. Keduanya mengaku merupakan pendukung ISIS di Kabupaten Labuhanbatu.

Penangkapan keduanya berawal dari razia yang dilakukan Sat Lantas Polres Labuhanbatu di depan Pos Polisi Lantas Sigambal, saat itu petusgas bernama Bripka Reza lubis menghentikan seorang pria yang bernama AK (28) karena sepedamotornya tidak menggunakan plat kendaraan. Setelah diperiksa, pemuda itu juga tidak mampu menunjukkan surat berkendaraannya

Kepada petugas, pemuda itu mengaku sepeda motor yang dikendarainya milik temannya FG (27) warga Jalan Perdamean, Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu. Dia pun menghubungi FG agar datang ke lokasi. Setibanya FG di Pos Lantas, pria yang kesehariannya sebagai tukang kunci itu langsung marah-marah dan mengatakan bahwa ia pendukung ISIS di Labuhanbatu.

Mendengar perkataan FG, anggota Lantas tersebut langsung mengamankan keduanya dan menyerahkannya ke Unit Intelkam Polres Labuhanbatu.

Kepada petugas, FG dan AK mengaku sejak tahun 2014 sudah mengagumi ISIS. Mereka juga mengaku mencari sumber-sumber mengenai ISIS dari internet, media elektronik serta membaca buku mengenai ISIS.

Setelah melakukan introgasi terhadap kedua pria itu, akhirnya polisi melakukan pemeriksaan di kediaman FG. Saat itu hanya istri FG yang berada di kediaman. Dari hasil pemeriksaan kediaman FG, polisi menemukan kain ukuran lebih kurang 1×1,5 meter bertuliskan tulisan Arab, (tulisan warna putih dengan background warna hitam). Selain itu juga ditemukan sejumlah buku bertema jihad di kediaman FG.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang membenarkan penangkapan kedua pria yang memiliki hubungan saudara sepupu, dan pihaknya masih memeriksa kedua pria itu di Mapolres Labuhanbatu guna untuk menyelidiki apakah keduanya ada kaitan langsung dengan organisasi ISIS di Timur Tengah.(mtc/zul)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru