Rabu, 16 September 2026 WIB

Gempa Guncang Medan BMKG Imbau Masyarakat Tidak Panik

Admin - Senin, 24 Oktober 2016 10:31 WIB
Gempa Guncang Medan BMKG Imbau Masyarakat Tidak Panik
google
Matatelinga.com - Masyarakat agar tidak panik, pasca peristiwa gempa dengan kekuatan 3,5 skala richter yang mengguncang Wilayah, Deli Serdang dan Medan, dihimbau Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau Minggu (23/10/2016).

“Masyarakat di dihimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG. Khusus masyarakat di Kabupaten Deliserdang dan Kota MedanSumatera Utara, dihimbau agar tidak terpancing isu-isu yang tidak bertanggungjawab,” ujar Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah Medan, Sunardi, Senin pagi.



Hasil analisis BMKG  menunjukkan bahwa gempabumi ini terjadi pada pukul 22:57:28 WIB dengan kekuatan M=3,5 dengan episenter terletak pada koordinat 3.44 LU dan 98.64 BT, tepatnya di darat pada jarak 7 kilometer pada arah Baratlaut Kabupaten Deli Serdang dengan kedalaman hiposenter  19 kilometer.

Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG, kata Sunardi menunjukkan  daerah Deliserdang sekitar namorambe berwarna biru (III-IV MMI) artinya gempabumi ini dirasakan oleh orang banyak, getaran dirasakan nyata di bangunan bertingkat atas, tetapi tidak menimbulkan kerusakan dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar.



Peta ini telah dikonfirmasi sesuai dengan efek gempabumi yang didasarkan pada informasi masyarakat yaitu : III-IV MMI (II SIG BMKG) di Kota Medan dan Deliserdang.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini disebabkan oleh aktivitas tektonik dari patahan aktif lokal di sebelah selatan wilayah Kabupaten Deliserdang. Struktur patahan aktif di sumber gempabumi memiliki orientasi arah baratlaut-tenggara,” katanya.

“Perhitungan hiposenter berada di kedalaman 19 kilometer maka gempabumi ini disebut sebagai gempabumi dangkal, sehingga wajar jika guncangan gempabumi ini di rasakan di hampir seluruh wilayah Deliserdang hingga Medan,” akunya.



(Mtc)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru