Matatelinga.com, Dalam rencana
pembangunan Kota Medan, tengah diupayakan menjadikan ibukota Provinsi Sumatera
Utara ini sebagai kota jasa, salah satunya di bidang kesehatan. Sebagai kota metropolitan Medan seyogyanya sudah
memiliki pusat-pusat pelayanan kesehatan yang terstandarisasi, sehingga lingkup
pelayanan yang disediakan tidak hanya kepada masyarakat lokal, tetapi juga
pelayanan kesehatan secara regional.
Demikian
disampaikan Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi dalam acara jamuan makan malam dengan peserta
Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) II Yayasan Jantung Indonesia (YJI)
se-Sumatera tahun 2016 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan,
Kamis (4/8/2016).
Guna mewujudkan
hal itu, Akhyar memaparkan Pemko Medan kini terus berupaya memberikan fasilitas
kesehatan yang semakin baik. Selain itu mendorong terbangunnya rumah
sakit-rumah sakit swasta dan
klinik-klinik swasta yang berstandar nasional maupun internasional, Pemko Medan
juga bekerja keras untuk mengemabngkan rumah sakit pemerintah.
Tidak itu saja,
sambung Akhyar, Pemko Medan berupaya
membenahi sarana dan prasarana puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu) dengan
standar yang sama. “Kualitas pelayanan kesehatan, baik SDM maupun sarana dan
prasarana penunjang adalah kunci utama yang harus menjadi pokok perhatian,”
kata Akhyar.
Mantan anggota
DPRD Medan ini selanjutnya berkeinginan
agar pelayanan kesehatan di Kota Medan
dapat bersaing secara global. Hal itu
dilakukan dalam rangka meyakinkan masyarakat untuk tidak berbondong-bondong
berobat ke luar negeri, mereka cukup berobatdi Kota Medan atau Indonesia.
“Saya berharap
mala mini kita dapat berbincang dengan santai mengenai isu-isu tersebut,
sebelum dibahas dalam rapat Rakorwil II YJI. Sebab, Pemko Medan tidak bisa
berjalan sendiri untuk mewujudkan hal tersebut. Artinya, dibutuhkan peran serta
semua, sinergitas antara pemerintah dengan stakeholders serta masyarakat, tidak
terkecuali YJI,” ungkapnya.
Oleh karenanya
Akhyar berharap melalui Rakorwil II YJI ini, dapat menghasilkan program krja
yang lebih efektif sehingga dapat meningkatkan lagi hasil-hasil pembangunan,
terutama di sektor kesehatan.”Saya yakin dengan kebersamaan dan saling
bersinergi, kita pastyi bisa melakukannya,” pungkasnya.
Jamuan makan
malam ini turut dihadiri Pendiri YJI, Dani Butanil Arifin, Pembina YJI, Prof.Dr
dr Dede Kusmana SpJP, Ketua Umum YJI, Syahlina Zuhal, Asisten Pemerintahan Setdakot Medan, Musadat
Nasution, Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Hasan Basri serta para ketua
cabang utama dan sekretaris YJI.
Sementara itu
Ketua Umum YJI, Syahlina Zuhal dalam sambutannya emngucapkan terima aksih atas
digelarnya jamuan makan mala mini. Dikatakannya, tujuan Rakorwil ini digelar
dalam rangka merevitalisasi YJI sehingga bisa dikembangkan dan disegani
organisasi lainnya. Di samping itu YJI dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat
agar terhindar dari penyakit jantung.
“Untuk itu kami
minta dukungan Pemko Medanagar memabntu YJI bisa sampai ke tingkat
kelurahan-kelurahan. Dengan demikian YJi dapat memberikan pemahaman kepada
masyarakat agar terhindar dari penyakit jantung,” jelas Syahlina.
(Mtc)