Kamis, 22 Oktober 2026 WIB

Enam Petinggi Kota Medan Periksa Urine

Admin - Rabu, 13 April 2016 15:00 WIB
Enam Petinggi Kota Medan Periksa Urine
Matatelinga.com
Matatelinga.com,  Enam petinggi di Kota Medan yakni Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution, Kapolresta Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Dandim 0201/BS Kolonel Inf  Maulana Ridwan, Sekda Medan Ir Syaiful Bahri dan Kadispers  Lanud Swondo  Letkol Adm Esra K Sembiring melakukan tes urine, dari hasil tes urine yang dilalukan oleh Badan Nasional Narkotika (BNN) Sumut, keenam petinggi tersebut negatif pengguna narkotika. Pemeriksaan ini dalam rangka apel Opersi Bersinar Toba Pencegah, Pemberantasan, Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),di Kot Medan, Rabu (13/4/2016) dibalai Kota Medan.

Apel dipimpin Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto dirangkai dengan pembacaan bersama  Ikrar anti Narkotika, hadir Ketua BNN Sumut  Brigjen Pol Andi Loedianto beserta jajarannya, Kalapas Tanjung Gusta, unsur FKPD Kota Medan, peserta apel adalah para aparatur yang ada di tiga Instansi di Kota Medan, Pemko Medan dan jajaran, Kodim 0201/BS dan jajaran,  Polresta Medan dan jjaran, serta Lanud Swondo dan jajaranya.

Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, apel ikrar penolakan  Narkoba di Kota Medan, secara simbolis tes urine yang dilakukan sebanyak 100 orang, namun diharapkan seluruh Instansi akan mengetes anggotanya masing-masing secara rutin, selanjutnya dimintakan kepada para kepling untuk memantau dan memonitor situasi wilayah lingkungannya masing-masing, bila ada peredaran Narkoba disana segera lakukan langkah-langkah antisipatif kemudian juga segera laporkan kepada aparat kepolisisn teerdekat.

“ Jadi apa bila Kepling tidak berani membersihkan peredaran Narkoba di wilayahnya, lakukan langkah-langkah antisipatif dan lapor kepada kami,  kartena untuk menghilangkan peredaran  Narkoba ini jangan hanya mengandalkan TNI dan Polri saja, tetapi masyarakat dan  kita semua harus bersinergi, “ ujar Mardiaz Kusin.

Dikatakannya, Narkoba adalah masalah nasional bahkan internasional oleh sebab itu dituntut kepada semua peduli dan aktif berbuat didalam berbagai kesempatan,  dalam ini telah dilakukan terhadap masyarakat dan bangsa uhntuk memberantas penyalagunaan narkoba, saat ini Indonesia sedang alami bencana  nasional dan darurat narkoba, untuk diketahui sudah terkontaminasi hal penyalagunaan narkoba di Indonesia, mencapai 5, 87 orang ini berdasarkan data BNN  namun masih bulan falid karena jumlah penyalagunaan Narkoba ini di ibaratkan gunung es.

Menurunya, untuk Sumatera Utara yang sudah terkontaminasi penyalagunaan narkoba sebanyak 450.000 orang, untuk Kota Medan sebanyak 60.000 orang, sedangkan angka kematian  akibat penyalagunaan narkoba sebanyak 40 sampai 50 orang sertiap hari di Indonesia. Bapak Presiden RI Joko Widodo dalam rapat  terbatas yang lalu telah memerintahkan seluruh sektor mulai BNN, Polri, TNI, Kemenkumham, Menkominfo, Kemenkes, Kemensos dan Dirjen Besa Cukai,  harus bergerak bersama-sama bersinergi dengan kementerian dan lembaga yang ada, hilangkan ego sektoral untuk mengeroyok dan memerangi bahaya Narkoba ini.

Sementara itu Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin mengatakan, dari apel yang dilakukan yakni apel bersinar Toba dalam rangka Pencegah, Pemberantasan, Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, di Kota Medan dan hari ini sam-sama menunjukkan dan mentest urine, diharapkan semuanya bisa memahaminya dan tes urine ini akan berlanjut  untuk jajaran Pemerintah Kota Medan.

“ Saya menilai kegiatan ini cukup baik   dan kedepannya setiap SKPD jajaarn Pemerintah Kota Medan dari pimpinan dan staf  akan dilakukan tes urine, “ ujar Edlin.



(Mtc)



SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru