Digedung Tahfiz Masjid Agung Bupati Sambut Kedatangan Jamaah Haji Asahan
MATATELINGA, Asahan Digedung Tahfiz Masjid Agung Achmad Bakrie Kisaran bupati Asahan menyambut kedatangan rombongan jamaah haji kloter 7 ya
Berita Sumut
Matatelinga.com, Aparat Polsekta Hamparan Perak dibantu petugas Dalmas Polresta Belawan, menghadang dan membubarkan ratusan anggota Kelompok Tani Posko Perjuangan Rakyat (KT POSPERA) Klambir Lima yang ingin memasuki lahan HGU PTPN II di Pasar IV dan Pasar V Klambir Lima Kebun, Jum’at(29/1/2016) siang.
Kehadiran ratusan massa KT POSPERA yang merangsek masuk melalui Pasar V Marelan tersebut, berniat ingin memperbaiki Jembatan Parit di Klambir Lima Kebun yang terputus, akibat olah oknum tidak bertanggungjawab yang merusak aset negara itu.
“Mohon maaf, sekali lagi mohon maaf. Janganlah kalian masuk. Saya minta jangan kalian masuk. Ini lahan perkebunan PTPN 2, ”, ujar Wakapolsek Hamparan Perak E. Silaban, kepada masa POSPERA.
Masa KT POSPERA dipimpin Felix Simbolon dan Naek Marbu balas mempertanyakan keberadaan aparat kepolisian berhadapan dengan warga. Apakah karena ada permintaan bantuan pengamanan oleh pihak PTPN 2, yang kukuh mengklaim Klambir Lima Kebun adalah bagian dari SK HGU 102.
“Kami hargai bapak-bapak polisi yang tengah menjalankan kinerjanya Kami juga ingin diperlihatkan surat perintah tugas, yang menjadi dasar aparat menghalangi kegiatan masa KT POSPERA. Tolonglah tunjukkan surat tugas dan surat perintah bapak-bapak,”, balas Felix Simbolon.
Felix berjanji, akan kembali dengan ribuan masa POSPERA dari Klumpang, Klambir Lima dan Pasar IV serta Pasar v Marelan, yang merasa terganggu, oleh putusnya sarana publik Jembatan Parit itu.
Setelah berdialog dengan alot, Felix akhirnya bersedia mundur dari lokasi, namun kedepan berharap petugas dapat menunjukkan surat tugasnya, ketika menghadang masa KT POSPERA
“Hari ini kami mundur sebagai bukti penghargaan kepada aparat kepolisian, tapi Sabtu(30/1, hari ini red) kami akan kembali masuk dengan masa yang lebih besar, yang selama ini terzolimi sejak putusnya asset negara berupa Jembatan Purit Pasar V Klambir Lima”, seru Felix Simbolon.
Saling Banting Surat
Setelah berdialog dan saling bersitegang urat leher, akhirnya aparat kepolisian kembali ke lokasi penjagaan mereka di kawasan Klambir Lima Kebun yang tengah menjadi lokasi pengerjaan tol Medan-Binjai-Deliserdang. Dan masa Felix Simbolon serta Naek Marbun mundur juga ke ujung Pasar V Marelan(dibelakang alur sungai Bedera).
E Silaban yang dikonfirmasi wartawan membantah keberadaan pihaknya dilokasi, karena ada permintaan bantuan pengaman dari Adm Kebun Helvetia.
“Tidak ada permintaan bantuan pengamanan kepada aparat kepolisian. Kita disini karena memang tugas kita, memantau setiap aksi masa yang dikhawatirkan memicu tindak anarkis. Apa tidak kau lihat,lokasi ini adalah areal kebun PTPN 2”, ujar E Silaban kepada wartawan.
Felix Simbolon, Naek Marbun dan H. Panjaitan dari POSPERA yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, kehadiran masa dari organisasinya adalah untuk memperbaiki Jembaan Parit yang dibagun PT. SAC Nusantara tahun 2005, lewat Proyek Medan Urban Developmen Proyek tersebut. Dan saat ini tidak dapat lagi dipergunakan.
Direktur Operasional PT. PTPN 2 Kamarulzaman yang dikonfirmasi wartawan lewat seluler, tidak menjawab pesan singkat yang mempertanyakan soal putusnya Jembatan Parit yang berada dalam areal kebun PTPN 2 tadi. Demikian juga pertanyaan tentang apakah daerah Klambir Lima kebun masih merupakan areal HGU perusahaan perkebunan dan pertanian BUMN plat merah tersebut. Sebab versi Felix dkk, diatas lahan tersebut sebenarnya sudah tidak ada lagi HGU. Karena telah menjadi objek Landform Pemerintah Sumut yang pengaturannya berdasarkan peraturan Menteri Agraria Pertanahan tahun 1983.
Hingga senja hari, kedua kelompok masih bertahan pada posisi masing-masing, Pospera di ujung Pasar V Maelan, sementara aparat kepolisian dipinggir lokasi pembangunan jalan tol Medan-Binjai-Deliserdang. Menjelang Magrib barulan masa POSPERA dan aparat kepolisian terlhat satu persatu bergeser meninggalkan lokasi
(Mtc/Rel)
MATATELINGA, Asahan Digedung Tahfiz Masjid Agung Achmad Bakrie Kisaran bupati Asahan menyambut kedatangan rombongan jamaah haji kloter 7 ya
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Anggota Komisi 4 DPRD Jusuf Ginting Suka Medan minta Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat untuk memantau dan menga
Berita Sumut
MATATELINGA,Simalungun Dedikasi dan kerja keras jajaran Polres Simalungun dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten S
Berita Sumut
MATATELINGA,Madrid Melalui pernyataan resmi klub, Rabu (1062026) dini hari WIB, Real Madrid mengungkapkan bahwa keputusan mengajukan pena
Bola
MATATELINGA, Medan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan Robi Barus menyatakan keprihatinannya atas maraknya kasus begal dan pencuria
Berita Sumut
MATATELINGA, JakartaUntuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5
Ekonomi
MATATELINGA, Tebininggi Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi terus bergerak cepat melakukan langkahlangkah strategis demi menjaga stabilitas
Lifestyle
MATATELINGA, Pematangsiantar Pemusnahan Barang Bukti tindak pidana Narkotika didepan ruangan Sat ResnarkobaPolres Pematangsiantarpada Selas
Berita Sumut
MATATELINGA, TebingtinggiPemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus mematangkan langkah transformasi digital guna mendongkrak Pendapatan A
Ekonomi
MATATELINGA, LinggaDalam upaya menjaga ketahanan wilayah dan membentengi generasi penerus bangsa dari ancaman asimetris, Babinsa Desa Pena&
TMMD
MATATELINGA, Asahan Wakil bupati Asahan Rianto menyambut kedatangan rombongan jamaah haji kloter 7 yang baru kembali dari tanah suci Makkah
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Suasana di Gedung PKK Medan, Selasa (9/6/2026), mendadak berubah riuh dan penuh tawa saat Wali Kota Medan Rico Waas meng
Berita Sumut