Jumat, 25 September 2026 WIB
Durhaka

Anak Nekat Belah Kepala Ibu Dan Adik Kandung

Admin - Jumat, 09 Januari 2015 11:13 WIB
Anak Nekat Belah Kepala Ibu Dan Adik Kandung
google
Anak Nekat Bunuh Ibu Dan Adik Kandung
DELISERDANG - Matatelinga, Seorang pemuda di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, tega menganiaya ibu dan adik kandungnya. Bahkan, dia mengancam akan membunuh keduanya bila berani melawan atau melapor ke polisi.

Kejadian berawal saat seorang penagih utang datang ke rumah Minda Yasin (54) di Desa Bandar Setia, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang. Keberadaan penagih utang itu rupanya membuat Frans Antoni (27) marah kepada adik perempuannya Nona Melisa (22).

Khawatir jadi sasaran kemarahan, si penagih hutang memilih pamit, namun kemarahan Frans tidak mereda. Frans malah menampar dan memukuli adiknya, meski adiknya sudah berteriak minta ampun.

Minda Yasin yang mengetahui anaknya bertengkar langsung berusaha melerai. Frans benar-benar tak menggubris permintaan ibunya, bahkan ibunya ikut dimaki. Puncaknya, Frans tega mencekik leher Minda.

Dalam keadaan tak berdaya, Minda memohon agar anak pertamanya itu melepaskan cekikan. Frans memang menurut, tapi mengancam akan membelah kepala ibunya dengan parang jika melawan atau melapor ke polisi.

"Semalam saya dicekiknya. Saya sudah nggak tahan dia sering marah-marah dan mengancam saya mau dibelahnya pakai parang. Anak kandung tapi tega dia buat gitu sama saya," ungkap Minda sembari menangis.

Setelah kejadian itu, Minda beserta putrinya memilih meninggalkan rumah. Mereka khawatir Frans kembali mengamuk dan membuktikan ucapannya. Kemudian keduanya melaporkan perbuatan Frans ke Mapolsek Percut Sei Tuan.

Sementara itu, Nona mengisahkan, kakaknya berubah sikap setelah mengonsumsi narkoba dan kehilangan pekerjaan. Padahal dulu, kakaknya beserta istri dan anak mereka, tinggal di rumah sendiri.

"Abang saya itu tiba-tiba datang ke rumah bersama istri dan anaknya. Mereka bilang mau tinggal di rumah. Selama tinggal di rumah itulah, dia selalu bikin onar sampai akhirnya dia mengancam akan membunuh kami," ungkap Nona.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung, ketika dikonfirmasi mengaku, sudah menerima laporan korban. "Secepatnya kami akan tindak lanjuti laporannya setelah berkasnya lengkap," ujar Kapolsek.

(Fit/Okc)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru