Menurut boru Marbun, dia sering melintas ditempat ini, sehingga dirinya mengetahui kondisi pagar itu. Ironisnya, ucapnya, anak-anak sering bermain ditempat ini. Sehingga tempat ini, mengancam keselamatan jiwa anak. Yang sewaktu-waktu bisa terjatuh kedalam lobang tersebut.
Disebutkannya, dia sering melihat anak-anak, memanjat struktur tembok penahan pagar, yang sudah
rusak. Sehingga keadaan ini, jelas membahayakan keselamatan jiwa anak.
Ditambahkannya, selain men
jadi area aktivitas bermain anak sekolah. Lintasan sekitar pagar, sering men
jadi jalan alternatif yang kerap dilalui warga sekitar.
Lokasi pagar yang rusak, tepat berada pada salah satu sudut kompleks sekolah. Terletak pada ruas jalan yang sering dilintasi. Serta lokasinya, selain dekat dengan komplek perkantoran pemerintah, juga berada disekitar lingkungan komplek pendidikan dan kawasan pemukiman penduduk.
Ia berharap, menghindari kemungkinan jatuhnya korban, khususnya anak-anak usia sekolah dasar, kiranya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dapat segera memperbaiki pagar SD Negeri 13 Rantau Utara itu.
Baca Juga:
Sementara, dari Pemerintah belum ada tanggapan, bila akan diperbaiki pagar sekolah itu. Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab), yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu, Ad Budi Jaya Pohan SH MH, belum merespon konfirmasi wartawan. Meski telah dicoba menghubungi via telepon selular maupun melalui aplikasi perpesanan.