Minggu, 25 Oktober 2026 WIB

Arena Judi di Pasar 7 Tandem Hilir Deliserdang BEBAS!!! Kabarnya Oknum Eka Beri Upeti Untuk Aparat dan Wartawan

Redaksi - Jumat, 04 September 2026 09:30 WIB
Arena Judi di Pasar 7 Tandem Hilir Deliserdang BEBAS!!! Kabarnya Oknum Eka Beri Upeti Untuk Aparat dan Wartawan
Lapak judi tandrm hilir.

MATATELINGA,Hamparan Perak : Arena judi di jalan pasar 7 tandem deli serdang tetap bebas beroperasi 24 jam. Humas inisial eka p diduga rangkap jabatan dan atur jatah wartawan

Kasus Praktik perjudian di Kabupaten Deli Serdang kembali menjadi sorotan. Dua titik lokasi yang diduga kuat menjadi arena judi darat di kawasan Jalan Pasar 7 Tandem, Desa Tandem Hilir 1, Kecamatan Hamparan Perak, dikabarkan masih bebas beroperasi hingga Kamis (03/09/2026) tanpa tersentuh aparat penegak hukum.


Berdasarkan pantauan langsung awak media di lapangan pada tanggal 2 - 5 September 2026, kedua lokasi tersebut masih menunjukkan aktivitas mencurigakan. Pada malam hari, terlihat jelas sejumlah orang keluar masuk lokasi dengan kendaraan roda dua dan roda empat.

Baca Juga:

Bahkan, salah satu lokasi yang diduga menjadi markas utama, sempat terpantau buka 24 jam non-stop. Namun anehnya, pintu langsung ditutup rapat ketika wartawan mencoba mendekat untuk melakukan konfirmasi.


Warga Resah, Sebut Ada Humas Kebal

Baca Juga:

Keberadaan arena judi ini membuat warga sekitar resah. Seorang warga berinisial M yang enggan disebutkan namanya secara lengkap mengungkapkan keresahannya kepada awak media.

"Pokoknya daerah sini yang ilegal masih jalan semua. Kalau yang gak kenal, cari aja sendiri. Yang kenal-kenal aja yang enak," ujar M menirukan keluhan warga lain yang sudah muak.


Lebih mengejutkan lagi, warga menyebut adanya seorang oknum berinisial EKA P yang diduga menjadi humas di beberapa titik lokasi perjudian tersebut. Oknum ini disebut-sebut sudah cukup lama malang melintang sebagai humas di kawasan Tandem dan diduga merangkap jabatan di beberapa lokasi judi.

Baca Juga:

Menurut keterangan warga, oknum humas inisial EKA P tersebut diduga mengatur jatah untuk wartawan.


"Banyak wartawan yang dapat jatah dari humas mulai dari tanggal 2 - 5. Kadang di transfer bagi wartawan tertentu, kadang ada juga wartawan yang sama sekali tidak mendapat jatah dari humas," ungkap sumber warga.


Baca Juga:

Praktik ini jika benar, sangat mencoreng dunia jurnalistik dan diduga sebagai upaya bungkam agar aktivitas ilegal tersebut tidak terekspos.

Merusak Generasi dan Picu Kriminalitas

Perjudian, baik darat maupun online, bukan hanya melanggar hukum, tapi juga memicu keresahan luas. Dampaknya nyata: merusak ekonomi keluarga, memicu tindakan kriminal seperti pencurian dan begal untuk modal judi, serta merusak mental generasi muda.


Baca Juga:

Warga Hamparan Perak berharap tidak ada lagi aksi penggerebekan mandiri oleh warga yang muak karena lambatnya penindakan hukum, seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah lain di Sumatera Utara.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian setempat, Kapolsek Hamparan Perak dan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang.


Masyarakat mendesak Kapolda Sumut, Kapolresta Deli Serdang, dan Bupati Deli Serdang untuk segera turun tangan dan menutup permanen lokasi perjudian di Jalan Pasar 7 Tandem yang diduga sudah sangat meresahkan ini.

Baca Juga:


Jika dibiarkan, publik akan bertanya: Ada apa dengan Judi di Tandem? Siapa yang membekingi hingga seberani ini buka 24 jam?

(Erni)

Baca Juga:

Halaman:
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
KEBAL HUKUM? Gudang CPO Ilegal di Tandem Hilir Deli Serdang Tetap Beroperasi, Poldasu Bungkam
Cuaca Ekstrem dan Abu Sinabung Mengancam, Hj Sri Rezeki Minta  Pemko Medan Bersiaga
LAPOR...!!! Oknum Polisi Diduga Backing Judi Sibolangit, Kota Wisata Jadi Arena Las Vegas
Jaga Generasi Penerus Bangsa, Babinsa Desa Penaah Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Praktik Judi Online di Bagan Asahan, 8 Orang Diamankan
Kenapa Washington Menekan Inggris, Masalah Status Kepulauan Falkland..?
 
Komentar
 
Berita Terbaru