Jumat, 07 Agustus 2026 WIB

Wali Kota Wesly Hadiri Peresmian Renovasi Makam Tokoh dr Djasamen Saragih

Redaksi - Kamis, 06 Agustus 2026 07:44 WIB
Wali Kota Wesly Hadiri Peresmian Renovasi Makam Tokoh dr Djasamen Saragih
Peresmian Renovasi Makam Tokoh dr Djasamen Saragih.

MATATELINGA,Pematangsiantar: Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn menghadiri Peresmian Renovasi Makam Tokoh Simalungun dr Djasamen Saragih Sumbayak, di Aman Raya Kabupaten Simalungun, Selasa (04/08/2026).

Giat momentum mengenang jasa dan keteladanan dr Djasamen Saragih, sebagai pelopor pelayanan kesehatan yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun ditandai penandatanganan prasasti oleh para tokoh dan undangan yang hadir.


Dalam sambutannya, Wali Kota Wesly menegaskan peresmian, bukan sekadar meresmikan makam yang telah dibangun kembali melainkan wujud penghormatan terhadap sejarah dan pengabdian para pendahulu.


"Hari ini kita tidak sekadar meresmikan makam yang telah direnovasi, tetapi kita sedang memperkuat ikatan sejarah, mengenang nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan pengabdian yang diwariskan almarhum dr Djasamen Saragih," kata Wesly.

Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Wesly mengucapkan selamat atas peresmian renovasi makam. Ia berharap pengabdian dr. Djasamen Saragih terus menginspirasi generasi muda, khususnya dalam memberikan layanan bagi masyarakat.

Baca Juga:
Salahsatu Cicit almarhum dr Djasamen Saragih, Patra Saragih Sumbayak mengatakan, renovasi makam sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur yang meninggalkan warisan pengabdian bagi masyarakat. Ia berharap makam itu, dapat terus dirawat dan dijaga sebagai bagian dari warisan sejarah Simalungun.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun (PACS) dr. Sarmedi Purba mengungkapkan, menjadi dokter di era 1930-an merupakan perjuangan yang tidak mudah. Saat itu, pendidikan kedokteran masih sangat terbatas dan hanya dapat diakses melalui sekolah yang diselenggarakan Pemerintah Hindia Belanda bagi kalangan pribumi.

Ia menceritakan, sekitar tahun 1943 dr. Djasamen Saragih pindah ke Pematangsiantar dan menjadi tokoh penting dalam perkembangan pelayanan kesehatan yang kini dikenang melalui nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.(sip)

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Polsek Siantar Marihat Sukses Selesaikan Dugaan Pencurian Buah Kelapa Sawit Lewat Problem Solving
Polsek Siantar Martoba Mediasi Masalah Ibu Kandung dan Anaknya di Jalan Batu Permata Raya
Kasus Suap Rp175 Juta Bergulir, Kesaksian Wali Kota Tebingtinggi Jadi Sorotan
Kolaborasi Pemko Tebibgtinggi Dengan PLN UP3. Pematangsiantar
Wali Kota Wesly Melalui Sekda, Lantik Kadisdukcapil di Ruang Serbaguna
Wisuda 360 SLT Bupati; Semangat Belajar Tidak Pernah Dibatasi Oleh Usia
 
Komentar
 
Berita Terbaru