Sabtu, 10 Oktober 2026 WIB

Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Zulham Efendi Sorot Kinerja Pemko Medan

Redaksi - Selasa, 30 Juni 2026 15:51 WIB
Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Zulham Efendi Sorot Kinerja  Pemko Medan
Zulham Efendi.
"Selamat Hari Jadi ke-436 Kota Medan. Ini bukan sekadar momentum untuk merayakan usia kota, tetapi juga saat yang tepat untuk mengevaluasi apa yang sudah dicapai dan apa yang masih harus diperbaiki demi menghadirkan Medan yang benar-benar menjadi kota yang aman, nyaman, maju, dan berkeadilan," ujarnya saat ditanya wartawan usai mengikuti Rapat Paripurna hari jadi Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Selasa (30/06/2026)
Zulham menyoroti persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat yang hingga kini masih menjadi perhatian serius. Maraknya aksi begal, tawuran antarkelompok, geng motor, hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan dinilai telah menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat.
"Keamanan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah bersama aparat penegak hukum harus semakin memperkuat langkah-langkah pencegahan, penegakan hukum, serta pembinaan generasi muda agar angka kriminalitas dan tawuran dapat ditekan," tegasnya.
Selain itu, persoalan banjir dan infrastruktur juga masih menjadi keluhan utama warga di berbagai wilayah Kota Medan. Menurutnya, perbaikan sistem drainase, normalisasi sungai, pembangunan jalan lingkungan, hingga pemeliharaan infrastruktur harus menjadi prioritas pembangunan secara berkelanjutan.
"Setiap musim hujan masih banyak kawasan yang tergenang. Ini menunjukkan perlunya penyelesaian yang lebih komprehensif, bukan sekadar penanganan sementara," katanya.
Di bidang pelayanan publik, Zulham berharap reformasi birokrasi terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, dan bebas dari praktik yang menyulitkan warga.
"Birokrasi harus menjadi pelayan masyarakat, bukan sebaliknya. Digitalisasi pelayanan harus benar-benar dirasakan manfaatnya sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah, cepat, dan profesional, " katanya.
Persoalan kemacetan lalu lintas juga dinilai memerlukan solusi yang lebih terintegrasi. Pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan membuat mobilitas masyarakat semakin terganggu.
"Kita membutuhkan penguatan transportasi publik, rekayasa lalu lintas yang efektif, serta pembangunan infrastruktur transportasi yang mampu mengurangi kemacetan di titik-titik padat Kota Medan," ungkapnya.
Di sektor pendidikan, Zulham menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi investasi utama Kota Medan. Pemerintah diharapkan terus memperluas akses pendidikan yang berkualitas, meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, serta memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik.
Sementara pada sektor ekonomi, ia mendorong pemerintah agar semakin berpihak kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan investasi yang mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Pertumbuhan ekonomi harus mampu dirasakan seluruh lapisan masyarakat. UMKM harus terus diberdayakan, lapangan kerja diperluas, dan iklim investasi dijaga agar mampu mendorong kesejahteraan warga Kota Medan," pungkasnya.

Baca Juga:
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Rico Waas Berdialog di Tengah Hujan Bersama Peserta Youth City Changers, Ajak Pemuda Jadi Agen Perubahan
Sorot Banjir di Medan Tembung, Zulkarnaen Desak Pemko Medan Realisasikan Pembuatan Kolam Retensi
Bertemu dengan Jajaran Danareksa, Bobby Nasution Pastikan Sumut Berkomitmen untuk Pengembangan Industri dan Ekonomi
Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Dorong Kerja Sama Antardaerah Atasi Keterbatasan Lahan*
Oknum DPRD Medan AT Segeea Dipanggil Badan Kehormatan
Rico Waas Nobar Piala Dunia Bersama Warga di CFD Kesawan, Ajak Generasi Muda Gemar Berolahraga
 
Komentar
 
Berita Terbaru